Khoirul Anwar
PAI, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Tarekat Tijaniyah dalam Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Darussalam Imam Nakhrowi; Khoirul Anwar; Toha Makhshun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41015

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter dan spiritualitas santri di tengah berbagai tantangan moral dan sosial yang dihadapi generasi saat ini. Salah satu upaya yang dilakukan dalam pendidikan Islam adalah melalui internalisasi nilai-nilai tarekat sebagai sarana pembinaan spiritual dan pembentukan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Tarekat Tijaniyah dalam pendidikan Islam di Pondok Pesantren Darussalam Jatibarang, faktor pendukung dan penghambatnya, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan empat informan, yaitu Abuya Syekh Soleh Muhammad Basalamah selaku pengasuh dan mursyid, Ustadz Achmad Shomadi selaku asatidz, Ustadz Khamyanto selaku ikhwan/jama'ah, dan Ahmad Nurul Fatihi selaku santri. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai Tarekat Tijaniyah dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai melalui pengajian dan pembelajaran, transaksi nilai melalui pembiasaan amaliah tarekat seperti dzikir lazim, wadhifah, hailalah, istighfar, dan shalawat, serta transinternalisasi nilai melalui keteladanan pengasuh, ustadz, dan jama'ah dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung proses internalisasi meliputi keberadaan mursyid, lingkungan pesantren yang religius, program amaliah yang terstruktur, serta dukungan seluruh warga pesantren. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan latar belakang santri, tingkat pemahaman yang beragam, pengaruh teknologi dan media sosial, serta proses adaptasi santri terhadap kehidupan pesantren. Internalisasi nilai-nilai Tarekat Tijaniyah memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas santri, yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran beribadah, tumbuhnya sikap ikhlas, sabar, istiqamah, tawadhu', serta terbentuknya akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.