Rais Abdullah
Universitas Mulawarman, Samarinda, indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI MEDIA SOSIAL DALAM PEMASARAN UMKM PHOTOBOX Siti Nur Aisyah; Rais Abdullah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran yang efektif dan adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pemasaran digital melalui media sosial dalam perspektif ekonomi Islam pada usaha Photobox Withcabox di Kota Samarinda. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan melalui Instagram dan TikTok mampu meningkatkan brand awareness, engagement, serta jumlah pelanggan melalui pemanfaatan konten visual yang menarik, interaksi aktif dengan konsumen, dan penggunaan user-generated content. Penerapan prinsip ekonomi Islam seperti kejujuran, keadilan, amanah, dan transparansi juga terlihat dalam penyampaian informasi layanan dan pelayanan kepada konsumen. Meskipun demikian, penyampaian detail layanan masih perlu ditingkatkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Implementasi pemasaran digital berbasis nilai-nilai Islam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, dan pengembangan praktik bisnis UMKM yang etis serta berkelanjutan di era digital.
Antara FOMO dan Wasathiyyah: Analisis Perilaku Konsumsi Digital Mahasiswa Ekonomi Syariah dalam Perspektif Maqashid Syariah Aditya Ramadhana Andani; Rais Abdullah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pada Mahasiswa Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya konsumerisme digital pada mahasiswa Ekonomi Syariah, faktor-faktor pembentuknya, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari enam mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2022 yang memiliki kecenderungan konsumsi digital konsumtif. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah mengalami budaya konsumerisme digital yang kuat, ditandai dengan perilaku konsumtif impulsif akibat pengaruh media sosial, flash sale, fear of missing out (FOMO), dan kemudahan akses e-commerce serta layanan paylater. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara pemahaman prinsip ekonomi Islam seperti wasathiyyah, larangan israf dan tabdzir, serta prinsip halal dan thayyib dengan praktik konsumsi digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi ekonomi syariah berbasis digital dan pengendalian diri dalam menghadapi pemasaran digital.
Pemasaran Digital Syariah pada UMKM Fashion Samarinda Shelviany Afifah; Rais Abdullah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media digital telah mendorong pelaku UMKM fashion memanfaatkan media sosial sebagai ruang promosi, komunikasi, dan transaksi dengan konsumen. Di sisi lain, praktik pemasaran digital masih menghadapi tantangan etis, seperti ketidaksesuaian informasi produk, penggunaan visual yang berlebihan, serta rendahnya transparansi dalam transaksi daring. Dalam konteks bisnis Islam, kondisi tersebut menuntut penerapan prinsip syariah agar aktivitas pemasaran tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga menjaga kejujuran, amanah, keadilan, dan kejelasan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi pemasaran digital berbasis prinsip syariah pada UMKM fashion By.Ranisariz Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap owner, karyawan, serta konsumen yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa By.Ranisariz memanfaatkan Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business untuk memperkenalkan produk, melayani konsumen, dan mengelola transaksi digital. Prinsip syariah diterapkan melalui penyajian foto produk yang sesuai, keterbukaan informasi harga dan spesifikasi, tanggung jawab terhadap kesalahan transaksi, serta pelayanan yang adil kepada konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pemasaran digital dan prinsip syariah dapat memperkuat kepercayaan konsumen serta mendukung praktik bisnis UMKM fashion yang lebih etis, kompetitif, dan berkelanjutan.