pada Mahasiswa Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya konsumerisme digital pada mahasiswa Ekonomi Syariah, faktor-faktor pembentuknya, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari enam mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2022 yang memiliki kecenderungan konsumsi digital konsumtif. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah mengalami budaya konsumerisme digital yang kuat, ditandai dengan perilaku konsumtif impulsif akibat pengaruh media sosial, flash sale, fear of missing out (FOMO), dan kemudahan akses e-commerce serta layanan paylater. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara pemahaman prinsip ekonomi Islam seperti wasathiyyah, larangan israf dan tabdzir, serta prinsip halal dan thayyib dengan praktik konsumsi digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi ekonomi syariah berbasis digital dan pengendalian diri dalam menghadapi pemasaran digital.
Copyrights © 2026