Penelitian ini merancang dan membangun sistem kontrol aliran udara pada Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) tipe open-cathode ElectraGen H₂-I untuk pencegahan tiga fenomena operasional secara simultan: oxygen starvation, flooding, dan drying pada membran. Sistem diimplementasikan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang menjalankan algoritma Fuzzy Mamdani Multi Input Single Output (MISO) dengan tiga variabel input: selisih kelembapan absolut (ΔAH) antara udara masuk dankeluar katoda dari sensor AHT25, suhu stack (Tstack) dari sensor NTC 10K, dan selisih tegangan (voltage error/VError) dari sensor pembagi tegangan terhadap referensi 36 V. Keluaran sistem berupa sinyal PWM 8-bit yang mengatur kecepatan kipas BLDC melalui motor driver. Pengujian dilakukan di laboratorium pada kondisi ambien 27–30 °C dan RH 61–74%. Uji linearitas sensor menghasilkan selisih rata-rata 0,17°C untuk suhu, selisih relatif 0,013% untuk kelembapan, dan 0,01% untuk tegangan. Uji karakteristik open loop pada tiga variasi beban (2, 3, 4 A) dan empat variasi PWM (100, 150, 200, 255 bit) menjadi dasar kalibrasi 15 aturan Fuzzy dan fungsi keanggotaan ketiga variabel input. Pengujian closed loop pada empat kondisi rekayasa menunjukkan sistem berhasil menjaga Vcell di atas setpoint 36 V dengan error steady state (ESS) di bawah 2% pada tiga kondisi: Normal (1,49%), Oxygen Starvation (0,07%), dan Drying (1,08%), serta 2,17% pada kondisi Flooding. sistem Fuzzy closed loop secara konsisten mempertahankan ΔAH di zona operasi optimal (4,2–5,5 g/m³) dan menghasilkan standar deviasi Vcell steady state yang cenderung kecilKata kunci — Fuzzy Mamdani, PEMFC katoda terbuka, manajemen kelembapan, oxygen starvation, flooding, drying, ESP32