Syamil Zakiyuddin
STID Mohammad Natsir - Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT MUSLIM TERHADAP MAKAM KERAMAT PERSEPSI MASYARAKAT MUSLIM DESA CIBENING, KECAMATAN SETU KABUPATEN BEKASI TERHADAP MAKAM KRAMAT MBAH AMARADEN Sya’roni Tohir; Syamil Zakiyuddin
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v9i1.480

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi warga Desa Cibening Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi terhadap Makam Keramat Mbah Amaraden serta dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai karakter pemikiran dan corak pemahaman agama Masyarakat muslim di Desa Cibening. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dana wawancara. Hasil Penelitian: Mayoritas masyarakat Desa Cibening beragama Islam namun menjalani syari’at Islamnya masih separuh-separuh. Di sisi lain mereka juga masih mempunyai keyakinan-keyakinan yang menyimpang dari ajaran Islam. Seperti animisme, mistis, percya terhadap keris, batu, makam kramat dan menjalankan ritual-riual adat istiadat di luar Islam. Pembahasan: Kepercayaan terhadap mistis dan hal-hal irrasional yang ada dibalik tradisi adat istiadat seperti menyediankan sesajen, ziarah makam-makam kramat, adalah kepercayaan yang masih sangat kental pada masyarakat di sana. Keyakinan adanya kekuatan supranatural pada benda-benda, seperti keris, batu cincin, jimat dan lain-lain, seperti dengan membawanya akan memiliki kekebalan tubuh dari senjata tajam, anti peluru, dagangan menjadi laris dan lain sebagainya. Juga meyakini makam-makam yang dianggap keramat, seperti dengan menziarahinya akan tercapai hajat atau tujuan yang diinginkan dan mendapatkan keberkahan hidup. Semua itu memengaruhi persepsi mereka terhadap makam-makam kermat dan benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan ghaib. Kesimpulan: Persepsi Warga Desa Cibening terhadap Makam Keramat Mbah Amaraden mernurut mereka makam yang dianggap keramat dan dimuliakan sehingga dalam praktiknya, peziarah kubur meminta keberkahan hidup dan rezeki yang melimpah kepada shohibul makam. Mereka berpersepsi (meyakini) bahwa menziarahi makam-makam keramat akan memperoleh berkah sesuai dengan niat dan tujuannya. Peziarah yang datang ke makam itu, satu sama lain juga punya persepsi atau pandangan yang berbeda, tergantung dari tujuan dan kebutuhan mereka datang ke Makam itu. Kata Kunci: Persepsi, Makam, Keramat, Mistis