Firdaus Mamad
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dialektika Pendidikan Islam dan Humanisasi: Telaah Kompartif atas Pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman Muhammad Roihan; Firdaus Mamad; Urwatul Wusqa
Journal of Scientific Interdisciplinary Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jsi1553

Abstract

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan transformasi digital, pendidikan Islam diharapkan tidak hanya mengajarkan tentang agama, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang memiliki pemikiran kritis. Dalam hal ini, pemikiran Al-Ghazali dan Fazlurrahman memiliki kesamaan fokus pada manusia dalam hal pendidikan, meskipun pendekatannya berbeda. Namun, penelitian yang ada cenderung membahas keduanya secara terpisah, sehingga dialog antara konsep dan gagasan mereka belum sepenuhnya dieksplorasi. Penelitian ini menganalisis persinggungan dan perbedaan pemikiran mereka untuk kontribusi pada humanisasi pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kepustakaan ( Library Research). Semua data diperoleh dari karya-karya ilmiah terkait dan terbaru, lalu dijelaskan secara komaparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa keduanya memandang Pendidikan sebagai proses pembentukan manusia, dengan tekanan Al-Ghazali pada pelatihan moral dan spiritual, sedangkan Fazlurrahman fokus pada integrasi ilmu dan pengembangan nalar kritis. Kedua pradigma saling melengkapi dan dapat diintegrasikan dalam kerangka humanisasi pendidikan Islam, menghubungkan dimensi etis, spiritual, intelektual, serta tanggung jawab sosial.
The Relevance of Maqāṣid al-Sharī‘ah in Modern Governance Rifqah Husnul Khatimah; Duski Samad; Firdaus Mamad
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1388

Abstract

The development of modern governance presents complex ethical, institutional, and social challenges, particularly in the context of globalization, digitalization, and increasing organizational complexity. Amid growing demands for transparent, accountable, and people-centered governance, maqāṣid al-sharīʿah offers a comprehensive ethical and normative framework capable of addressing these challenges. This article highlighting the urgency of understanding the concept of Islamic law and maqashid sharia in the context of Islamic religious education. In this context, an in-depth understanding of the principles of Islamic law and maqashid sharia is considered very important to strengthen the foundation of Islamic teachings in the education system.This study aims to examine the relevance and contribution of maqāṣid al-sharīʿah to strengthening modern governance practices across public administration, corporate governance, and contemporary social institutions. Employing a qualitative descriptive approach through a systematic literature review. The findings indicate that the core principles of maqāṣid al-sharīʿah including the protection of religion, life, intellect, property, progeny and environment are strongly aligned with fundamental principles of modern governance, such as justice, accountability, transparency, inclusiveness, and sustainability. Moreover, maqāṣid al-sharīʿah can function not only as an ethical foundation but also as an operational and evaluative framework for public policymaking, economic governance, anti-corruption initiatives, and institutional management in the digital era. This study concludes that integrating maqāṣid al-sharīʿah into modern governance has the potential to enhance moral legitimacy, policy effectiveness, and holistic human well-being, thereby contributing to sustainable and value-based governance systems.