Windy Nurul Aisyah
Kurikulum dan Asesmen, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH HIGIENE LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT KECACINGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARUWISI Muhammad Fajar Qusyairi; Nurfachanti Fattah; Dhian Karina Aprilani Hattah; Santriani Hadi; Windy Nurul Aisyah; Ayu Puspitasari; Nungki Mahesarani
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2026): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v8i01.443

Abstract

ABSTRAK Penyakit kecacingan merupakan masalah kesehatan lingkungan yang prevalensinya masih tinggi pada anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek higiene lingkungan terhadap kejadian kecacingan di wilayah kerja Puskesmas Karuwisi. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional terhadap 70 responden anak usia 6-12 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi lingkungan, dan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian kecacingan sebesar 34,3%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ketersediaan air bersih (p=0,024), pengelolaan air limbah (p=0,018), sarana pembuangan kotoran (p<0,001), dan pengelolaan sampah (p=0,016) dengan kejadian kecacingan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keempat aspek higiene lingkungan berpengaruh signifikan terhadap infeksi cacing pada anak, dengan sarana pembuangan kotoran sebagai faktor risiko yang paling dominan. Diperlukan upaya peningkatan sanitasi dasar dan edukasi berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah tersebut. ABSTRACT Helminthiasis is an environmental health problem with a high prevalence among school-aged children. This study aims to analyze the influence of environmental hygiene aspects on the incidence of helminthiasis in the Karuwisi Health Center working area. This research is an analytical observational study with a cross-sectional design involving 70 respondents aged 6-12 years. Data collection was conducted through questionnaires, environmental observations, and laboratory examinations. The results showed that the incidence rate of helminthiasis was 34.3%. Bivariate analysis indicated a significant relationship between clean water availability (p=0.024), wastewater management (p=0.018), excreta disposal facilities (p<0.001), and waste management (p=0.016) with the incidence of helminthiasis. The conclusion of this study is that all four aspects of environmental hygiene significantly influence worm infections in children, with excreta disposal facilities being the most dominant risk factor. Efforts to improve basic sanitation and continuous education for the community in the area are highly necessary.