This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Anisyah Alawijah, Arras Saputra, Dian Agustina, Elly Alizah, Sabrina Aziza, Marina Marsol, M. Medy Nurdiansyah, Muhammad Azimi, Rana Ramadani, Rokimah, Youngki Mahaindra Pangestu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Tingginya Angka Cerai Gugat yang Diajukan oleh Pihak Istri di Kecamatan Kayuagung serta Upaya Penyelesaiannya (Studi Empiris pada Pengadilan Agama Kayuagung) Anisyah Alawijah, Arras Saputra, Dian Agustina, Elly Alizah, Sabrina Aziza, Marina Marsol, M. Medy N; Yessy Meryantika Sari
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penyebab tingginya angka cerai gugat di wilayah hukum Pengadilan Agama Kayuagung serta upaya penyelesaiannya. Perkara cerai gugat mendominasi lebih dari 78% total perceraian selama 2024–Juni 2026, mencapai puncaknya pada 2025 dengan 1.430 dari 1.815 perkara. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan analisis kualitatif deskriptif-analitik. Berbeda dari penelitian terdahulu yang umumnya bersifat normatif-deskriptif, penelitian ini mengintegrasikan data empiris tiga tahun dengan analisis kausalitas berlapis yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, teknologi, dan hukum. Hasil penelitian mengungkap bahwa faktor utama penyebab cerai gugat adalah perselisihan terus-menerus yang terkait erat dengan degradasi komunikasi—diperparah oleh penggunaan media sosial—serta tekanan ekonomi, maraknya judi online, dan kekerasan dalam rumah tangga. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis korelasi antara lonjakan judi online dan peningkatan cerai gugat, serta tren ekonomi yang meningkat signifikan di paruh pertama 2026. Upaya penyelesaian meliputi penguatan mediasi berbasis komunikasi, revitalisasi BP4, penegakan hukum terhadap judi online, dan pendidikan pranikah yang substantif.