This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Paulina Intan Deanita
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evolusi Terapi TKI ALK Pada Non-Small Cell Lung Cancer: Perbandingan Efektivitas dan Profil Keamanan Dalam Penggunaan Sebagai First-Line Therapy Mally Ghinan Sholih; Hadi Sudarjat; Paulina Intan Deanita; Noviani Ayu Mulyati; Nabila Yokki Ani Eka Putri; Sabina Khairunnisa Siagian; Afirsta Rahma Nur Pratiwi; Sri Ayu Ainurrosyidah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60165

Abstract

Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia dengan tingginya angka mortalitas yang dipengaruhi oleh keterlambatan diagnosis dan keterbatasan terapi konvensional. Terapi target berbasis mutasi gen Anaplastic Lymphoma Kinase (ALK) menjadi isu penting dalam meningkatkan prognosis pasien, terutama pada Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC). Kajian ini disusun dengan tujuan untuk melihat perbandingan efektivitas dan profil keamanan obat terapi ALK TKI dalam meningkatkan rentang hidup pasien kanker paru menggunakan metode literature review dengan sumber data yang diperoleh dari artikel penelitian dan publikasi ilmiah yang berasal dari jurnal nasional maupun internasional terakreditasi. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan bantuan perangkat lunak Publish or Perish. Hasilnya lorlatinib menunjukkan efektivitas tertinggi, terutama dalam mengendalikan metastasis sistem saraf pusat dan mengatasi mutasi resistensi ALK, namun disertai risiko efek samping yang lebih besar. Sebaliknya, alectinib memiliki tolerabilitas yang lebih baik sehingga lebih sesuai untuk terapi jangka panjang. Dengan demikian, penggunaan ALK-TKI generasi kedua dan ketiga dapat menjadi pilihan terapi yang lebih optimal sebagai first-line therapy pada pasien NSCLC ALK-positif, dengan pemilihan terapi yang tetap perlu disesuaikan berdasarkan kondisi klinis dan karakteristik masing-masing pasien.