Humaira Silfiani
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Matematika Menggunakan Kartu Angka Untuk Mengenal Bilangan Pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Kartika II-2 Palembang Dwi Novita Sari; Vivin Ardiyanti; Futry Ayu lestari; Humaira Silfiani
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.884

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk dasar berpikir logis dan sistematis bagi siswa. Salah satu aspek dasar yang perlu dikuasai oleh siswa kelas rendah adalah pengenalan bilangan. Namun, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan secara abstrak. Permasalahan tersebut menjadi perhatian di SD Kartika II-2 Palembang, khususnya pada siswa kelas 2. Dalam upaya mengatasi tantangan ini, pendekatan pembelajaran dengan media kartu angka diperkenalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan kartu angka dapat membantu siswa mengenal bilangan secara lebih efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 22 siswa kelas 2 dengan dua kali pertemuan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi aktivitas siswa, dan wawancara guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka mampu meningkatkan pemahaman konsep bilangan siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan mampu mengenali serta membedakan bilangan satuan hingga puluhan dengan lebih tepat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran matematika tingkat dasar. Guru disarankan untuk terus mengeksplorasi media sederhana yang mampu menjembatani pemahaman abstrak siswa ke dalam bentuk nyata yang mudah dipahami.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BIOMASSA RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN DESA RAMAH LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI ACEH UTARA Yesika Alfianingsih; Humaira Silfiani; Nulqia Salsabila; Irham Al Ayubbi; Siti Fatonah
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku eko-biomassa untuk mendukung pengembangan desa ramah lingkungan di pedesaan Aceh Utara. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya volume limbah pertanian, seperti jerami, sekam padi, dan batang jagung, yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta dokumentasi kegiatan pengolahan limbah pertanian. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eko-biomassa yang diolah dari limbah pertanian dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Secara ekologis, pemanfaatan limbah menjadi biomassa dapat mengurangi emisi karbon dan mencegah pencemaran akibat pembakaran terbuka. Secara ekonomi, kegiatan ini meningkatkan pendapatan masyarakat melalui produksi dan distribusi briket biomassa bernilai tinggi. Lebih lanjut, pelaksanaan program eko-biomassa juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan kemandirian energi desa. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa pengembangan eko-biomassa dari limbah pertanian merupakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk menciptakan desa ramah lingkungan. Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat berbasis prinsip ekonomi hijau dan partisipasi lokal. Rekomendasi penelitian ini mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperluas pelatihan dan sosialisasi teknologi pengolahan limbah pertanian guna mencapai manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.