Kusno .
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Teori Belajar Bandura, Piaget, dan Bruner dalam Pembelajaran Matematika Abad 21 Rosalina Nurul Bidayah; Burhannurfirdaus .; Nena Meilan; Kusno .
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 menuntut pembelajaran matematika yang tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Namun, berbagai penelitian masih menunjukkan adanya kesenjangan antara teori pembelajaran klasik dan penerapannya dalam praktik mengajar masa kini. Sebagian besar penelitian hanya membahas teori Bandura, Piaget, atau Bruner secara terpisah, tanpa melihat bagaimana ketiganya dapat diintegrasikan untuk memperkuat pembelajaran matematika di era modern. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur tentang teori belajar Bandura, Piaget, dan Bruner, serta menganalisis bagaimana integrasi ketiganya dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah tinjauan Pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari artikel, buku, dan jurnal ilmiah terbitan tahun 2015-2025 yang dipilih berdasarkan relevansi dan kredibilitasnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori Bandura berperan dalam membangun motivasi dan kepercayaan diri melalui observasi dan peniruan (modeling), teori Piaget menekankan pentingnya menyesuaikan pembelajaran dengan tahap perkembangan kognitif siswa, sementara teori Bruner menyoroti proses bertahap melalui representasi dan scaffolding. Integrasi ketiganya menghasilkan kerangka pembelajaran matematika yang lebih menyeluruh, fleksibel, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur Pendidikan dengan menawarkan model integratif teori belajar. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran matematika yang lebih kreatif, inovatif, dan bermakna.
Relevansi Teori Belajar Matematika Peter Sheal, Anand, dan Duckworth bagi Guru di Era Kurikulum Merdeka Naesyalova Danu Salsabila; Puspita Maha Rani; Kusno .
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1204

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematika siswa Indonesia pada hasil PISA dan TIMSS yang menunjukkan perlunya transformasi metode pengajaran. Masalah utama terletak pada dominasi metode pengajaran tradisional yang monoton sehingga menghambat motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi teori Peter Sheal, Ananda, dan Duckworth sebagai landasan pedagogis dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode studi pustaka (library research), hasil penelitian menunjukkan bahwa teori Peter Sheal menekankan pengalaman langsung yang mampu meningkatkan retensi pengetahuan hingga 90% melalui aktivitas praktis dan komunikasi. Teori Ananda mengedepankan pendekatan PAKEM dan disiplin mental untuk membangun partisipasi aktif serta kemandirian siswa. Sementara itu, teori Duckworth menonjolkan konsep grit dan konstruktivisme agar siswa memiliki ketekunan dalam menghadapi tantangan matematika yang kompleks. Sintesis ketiga teori ini menciptakan kerangka kerja sinergis yang memberikan aspek kebermaknaan, keterlibatan aktif, dan ketangguhan mental. Kesimpulannya, penggabungan ketiga teori tersebut menawarkan solusi inovatif bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan berpusat pada siswa sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.