Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematika siswa Indonesia pada hasil PISA dan TIMSS yang menunjukkan perlunya transformasi metode pengajaran. Masalah utama terletak pada dominasi metode pengajaran tradisional yang monoton sehingga menghambat motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi teori Peter Sheal, Ananda, dan Duckworth sebagai landasan pedagogis dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode studi pustaka (library research), hasil penelitian menunjukkan bahwa teori Peter Sheal menekankan pengalaman langsung yang mampu meningkatkan retensi pengetahuan hingga 90% melalui aktivitas praktis dan komunikasi. Teori Ananda mengedepankan pendekatan PAKEM dan disiplin mental untuk membangun partisipasi aktif serta kemandirian siswa. Sementara itu, teori Duckworth menonjolkan konsep grit dan konstruktivisme agar siswa memiliki ketekunan dalam menghadapi tantangan matematika yang kompleks. Sintesis ketiga teori ini menciptakan kerangka kerja sinergis yang memberikan aspek kebermaknaan, keterlibatan aktif, dan ketangguhan mental. Kesimpulannya, penggabungan ketiga teori tersebut menawarkan solusi inovatif bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan berpusat pada siswa sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.
Copyrights © 2026