Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor yang Berkontribusi dalam Kesuksesan Sistem Informasi Manajemen di Puskesmas Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Muhammad Beny Aldi; Purwadhi; Kahar Mulyani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 5 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i5.32805

Abstract

Penerapan sistem informasi manajemen di Puskesmas merupakan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 yang menekankan pentingnya pengelolaan data dan informasi kesehatan secara terintegrasi. Puskesmas Ujung Batu telah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) sejak awal tahun 2024, namun hingga kini belum pernah dilakukan evaluasi sistematis terhadap tingkat keberhasilan penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesuksesan Sistem Informasi Manajemen di Puskesmas Ujung Batu menggunakan model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus interpretif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap informan yang terlibat langsung dalam penggunaan dan pengelolaan SIMPUS. Analisis data dilakukan secara tematik berdasarkan enam dimensi DeLone dan McLean, yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPUS telah memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan pelayanan kesehatan serta mendukung kebutuhan informasi manajerial di Puskesmas Ujung Batu. Namun demikian, tingkat kesuksesan sistem belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek kualitas sistem dan kualitas layanan, yang ditandai dengan keterbatasan fitur, stabilitas sistem, serta dukungan teknis yang belum konsisten. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan berkelanjutan terhadap pengelolaan dan pengembangan sistem informasi manajemen guna meningkatkan kesuksesan penerapannya.
Managing Electronic Prescribing Adoption to Improve Physician Compliance and Service Quality Andrew Suprayogi; Purwadhi; Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4486

Abstract

The transition from manual to electronic prescribing still faces significant challenges, leading to data inconsistencies, potential medical errors, and service inefficiencies. This study aims to analyze the system adoption planning, management’s efforts to facilitate doctors, and identify the main obstacles affecting compliance. This research uses a qualitative approach to find that the hospital adopted the electronic prescribing system with a pragmatic and integrated approach, choosing a free platform that is integrated with the national “Satu Sehat” program. The main obstacles found include the system’s functional limitations, such as the absence of template and autocorrect features, and difficulty in inputting compounded medication dosages, as well as user factors, namely old habits and resistance to change. A more user-friendly electronic prescribing model was developed that includes features desired by medical personnel, such as repeat order, prescription templates, autocorrect, and automatic labels. The model’s trial showed an increase in efficiency, speed, and convenience, which can significantly improve doctor compliance with system usage. This thesis supports the national health digitalization policy and offers a practical solution to improve the quality of service and patient safety.