Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Konsumsi Sumber Natrium dan Kalium Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Monica Gracella Muaya; Sri Rezeki Pettalolo; Adillah Imansari
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i2.4016

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang prevalensinya mengalami peningkatan dan penurunan di provinsi Sulawesi Tengah, secara khusus di Kota Palu terus meningkat dan ini menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Pola konsumsi tinggi natrium dan rendah kalium diketahui berperan penting dalam peningkatan tekanan darah, sehingga perlu diteliti hubungan kebiasaan konsumsi natrium dan kalium terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 57 pasien hipertensi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner karakteristik, gaya hidup dan riwayat kesehatan, serta SQ-FFQ untuk mengukur asupan natrium dan kalium, sedangkan data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan konsumsi natrium dengan tekanan darah (p=0,001), yaitu responden dengan konsumsi natrium lebih cenderung mengalami hipertensi. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan konsumsi kalium dengan tekanan darah (p=0,001), yaitu responden dengan konsumsi kalium kurang memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan dengan responden yang konsumsi kaliumnya cukup. Pola konsumsi natrium dan kalium berperan penting dalam pengendalian tekanan darah. Edukasi gizi mengenai pembatasan konsumsi natrium serta peningkatan asupan kalium melalui buah, sayur, dan pangan lokal perlu ditingkatkan sebagai strategi non-farmakologis dalam pencegahan dan penanganan hipertensi.