Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Lost Circulation Berdasarkan Faktor Mekanis pada Sumur “X” dan Parameter Pemboran Rizal Marzuki; Jan Friadi Sinaga; Fatma Fatma
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i7.4240

Abstract

Kegiatan pemboran minyak dan gas bumi sering menghadapi berbagai permasalahan operasional, salah satunya adalah lost circulation atau kehilangan sirkulasi lumpur pemboran yang dapat menyebabkan peningkatan biaya, keterlambatan operasi, serta gangguan terhadap kestabilan sumur. Permasalahan ini terjadi ketika fluida pemboran masuk ke dalam formasi akibat ketidakseimbangan tekanan maupun karakteristik formasi yang ditembus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyebab terjadinya lost circulation pada Sumur “X” di Lapangan SBR berdasarkan faktor mekanis pemboran serta menganalisis efektivitas metode penanganan yang digunakan. Metode penelitian dilakukan melalui analisis data pemboran dengan mengevaluasi beberapa parameter mekanis, meliputi tekanan formasi (formation pressure), tekanan hidrostatik, tekanan rekah formasi, Equivalent Circulating Density (ECD), dan Bottom Hole Circulating Pressure (BHCP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian lost circulation pada kedalaman 5.458–5.471 ft dengan total kehilangan lumpur sebesar 187 bbl tidak disebabkan oleh tekanan pemboran yang melebihi batas kemampuan formasi. Nilai tekanan rekah formasi sebesar 4.223,8 psi masih lebih tinggi dibandingkan tekanan formasi sebesar 3.605,7 psi, tekanan hidrostatik sebesar 3.690,9 psi, dan BHCP sebesar 3.916,66 psi. Penanganan menggunakan Lost Circulation Material (LCM) berupa fiber, granular, dan graphite dengan konsentrasi 30 ppb mampu menurunkan kehilangan lumpur hingga 91%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa lost circulation pada Sumur “X” lebih dipengaruhi oleh karakteristik zona kehilangan dibandingkan faktor mekanis pemboran, sedangkan penggunaan LCM efektif untuk mengatasi permasalahan kehilangan sirkulasi.
Analisis Minimum Thickness dan Critical Area pada Tubing Head Adapter 11” 5K X 7-1/16 “ 5K untuk Optimalisasi Wellhead API 6A Yosua Mangawin Pasinggi; Jan Friadi Sinaga; M. Nur Mukmin
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4267

Abstract

Tubing Head Adapter merupakan komponen krusial pada sistem Wellhead yang berfungsi untuk menghubungkan tubing Head dengan bagian bawah Blow Out Preventer (BOP) melalui flange. Desain tubing head Adapter harus mampu menahan yield strength hingga 5000 psi sampai 75000 Psi sesuai standar API 6A, serta beban mekanis lain yang muncul selama kondisi operasi. Adapun tujuan dari penelitian ini menghitung maksimum material pada Tubing Head Adapter, menghitung minimum thickness Tubing Head Adapter 11” 5000 Psi dan 7 1/16” 5000 Psi, dan menghitung Critical Area Tubing Head Adapter 11” 5000 Psi dan 7 1/16” 5000 Psi. Sebelum merancang/mendesain suatu Tubing Head Adapter hal pertama yang dilakukan adalah menghitung desain yang digunakan dan material yang digunakan kemudian menghitung Minimum Thickness dan Critical Area. Berdasarkan hasil perhitungan desain yang digunakan dan material yang digunakan adalah untuk perhitungan desain yang digunakan didapatkan hasil sebesar 67.500 psi dan material yang digunakan didapat hasil sebesar 82.890 Psi. Berdasarkan hasil yang didapatkan diperhitungkan Minimum Thickness material desain 11” 5000 Psi adalah sebesar 0.257” sedangkan Minimum Thickness material actual sebesar 0,207” untuk 7-1/16 “ 5000 Psi Minimum Thickness material desain sebesar 0.213”  sedangkan Minimum Thickness material actual sebesar 0.172” untuk perhitungan critical area flange  11” 5000 Psi sebesar T1 1,31 dan T2 3,55 dan perhitungan critical area Tubing Head Adapter 7-1/16 “ 5000 psi sebesar T1 1.875” dan T2 1,835”.