Self-Directed Learning Oriented Assessment adalah sebuah gagasan penilaian yang berarah pada diri sendiri. SLOA melibatkan peserta didik dalam penilaian proses pembelajaran atau memungkinkan peserta didik untuk melakukan penilaian mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan tes formatif pada materi bilangan desimal yang beracuan SLOA (Self-Directed Learning Oriented Assessment) di kelas IV yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan uji validitas dengan melakukan validitas kepada validator, uji kepraktisan dengan mengukur kepraktisan tes formatif yang diberikan kepada guru dan uji keefektifan dilakuakn dengan mengukur ketuntasan belajar siswa terhadap tes formatif yang diberikan. Teknik pengumpulan data dengan lembar validasi, angket kepraktisan guru dan tes formatif beracuan SLOA. Tes formatif ini dilengkapi dengan self assessment. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 1 Loktabat Selatan Banjarbaru dengan jumlah 20 peserta didik. Hasil penelitian juga menunjukkan tes formatif beracuan SLOA memenuhi kategori valid, praktis dan efektif. Hasil dari uji coba tes formatif beracuan SLOA menunjukkan adanya peningkatan jumlah peserta didik yang mampu menilai diri sendiri, tingkat keyakinan dan peningkatan pada pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tes formatif beracuan SLOA dapat digunakan lebih lanjut karena memenuhi kategori valid, praktis dan efektif.