Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literasi Keuangan sebagai Moderator Pelemah: Bukti Empiris Program Kredit Usaha Rakyat pada UMKM Kota Mataram Ismayadi Armansyah; Burhanudin Burhanudin; Nila Rahayu
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2026): Artikel Research April 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i2.3247

Abstract

MSMEs are still burdened by limited access to capital and suboptimal financial performance. The People's Business Credit (KUR) program is seen as a policy solution, but evidence of its utilization mechanism is still limited. This quantitative study examines the effect of KUR on the financial performance of MSMEs in Mataram City and the moderating role of financial literacy in a sample of 100 respondents using SEM-PLS analysis. The results show that KUR has a positive and significant effect on financial performance indicators (turnover, profit, and capital capacity). Meanwhile, financial literacy functions as a counterbalancing moderator that reduces the effectiveness of KUR, indicating a mechanism of prudence that restrains credit utilization. These findings not only strengthen empirical evidence on the benefits of access to financing, but also offer a theoretical contribution, namely that financial literacy does not always act as a reinforcer. The financial literacy theory model needs to be expanded to accommodate negative moderation effects through financial behavior mechanisms and fund usage selectivity. Practically, the results emphasize that KUR policies should combine credit distribution with behavioral interventions and operational assistance so that financing programs can encourage productive investment rather than merely increasing fund usage conservatism.
Sosialisasi Metode 5R Dalam Pengolahan Tembakau : Efisiensi, Mutu, dan Keberlanjutan I Ketut Wiryajati; Ismayadi Armansyah; Tria Rizki
Gotong Royong Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v3i2.335

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau, dengan fokus pada penerapan sistem 5R (Seiri – Ringkas, Seiton – Rapi, Seiso – Resik, Seiketsu – Rawat, Shitsuke – Rajin). Tujuan utama program ini adalah meningkatkan efisiensi, kualitas produk, dan keberlanjutan dalam pengolahan tembakau lokal. Program ini melibatkan kelompok tani dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak dalam penanganan pascapanen dan pengolahan tembakau. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) atau Penelitian Tindakan Partisipatif, yang menekankan partisipasi aktif mitra melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, implementasi langsung, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengenalan konsep 5R, penataan ulang tata letak ruang kerja, pembersihan area produksi, perawatan peralatan, serta pengembangan budaya disiplin kerja. Evaluasi dilakukan menggunakan indikator seperti efisiensi waktu kerja, pengelolaan limbah, dan konsistensi kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek yang dievaluasi. Efisiensi kerja dan produktivitas pekerja meningkat dari skor 2 menjadi 4, kualitas produk meningkat dari 3 menjadi 4, kebersihan lingkungan kerja meningkat dari 2 menjadi 5, dan pengelolaan limbah meningkat dari 2 menjadi 4. Secara rata-rata, setiap aspek mengalami peningkatan sebesar dua poin. Penerapan sistem 5R tidak hanya meningkatkan kinerja teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. Oleh karena itu, sistem 5R berpotensi menjadi budaya kerja yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah penghasil tembakau lainnya.
Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Melalui Pelatihan Sadar Wisata di Kelurahan Gonjak, Kabupaten Lombok Tengah Zefanya Andryan Girsang; Mohammad Najib Roodhi; Abdurrahman; Ismayadi Armansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/bumir.v8i3.9106

Abstract

Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang cukup menjanjikan, namun pengelolaan destinasi tersebut masih belum optimal. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan kapasitas kelembagaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam promosi pariwisata. Menanggapi permasalahan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas Pokdarwis “Lestari” melalui serangkaian kegiatan pelatihan sadar wisata, manajemen destinasi, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, penyusunan modul pelatihan, sesi pelatihan tatap muka, praktik pembuatan konten digital, serta pendampingan pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan manajerial anggota Pokdarwis, yang tercermin dari kemampuan mereka dalam menyusun rencana strategis sederhana pengelolaan destinasi yang mencakup aspek atraksi, pelayanan, dan pelestarian lingkungan. Di sisi lain, pemanfaatan media sosial untuk promosi juga mengalami kemajuan signifikan, ditandai dengan terciptanya konten digital berupa foto panorama, kuliner khas, dan atraksi lokal. Program ini turut mendorong kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal melalui integrasi produk, seperti keripik pisang dan kopi, ke dalam paket wisata. Selain itu, pasar pagi di Lingkungan Kwang Rundun Timur mulai diarahkan sebagai atraksi wisata berbasis komunitas. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kelembagaan Pokdarwis, tetapi juga memperkuat sinergi dengan UMKM dalam rangka mewujudkan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Kelurahan Gonjak.