Meyke Ardianti
Universitas Bunda Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Nilai Perusahaan Emiten Manufaktur BEI 2022-2024 Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Margareta Febe; Meyke Ardianti
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2026): Artikel Research April 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i2.3361

Abstract

Nilai perusahaan menjadi indikator keberhasilan manajemen dalam mengelola sumber daya Nilai perusahaan yang tinggi mencerminkan risiko gagal bayar yang rendah, sehingga memudahkan perusahaan mendapatkan pinjaman bank dengan suku bunga yang kompetitif. Sektor manufaktur memegang peranan krusial sebagai tulang punggung ekonomi nasional, namun fluktuasi indeks harga saham serta ketatnya persaingan industri menuntut setiap entitas untuk terus meningkatkan nilai perusahaannya sebagai cerminan dari kemakmuran pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi Nilai Perusahaan Emiten Manufaktur BEI 2022-2024 Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi. Populasi yang digunakan adalah perusahaan Sektor Manufaktur Idx-Ic Periode 2022- 2024. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Analisis linier berganda digunakan dalam proses analisis data. Pengujian juga telah memenuhi uji asumsi klasik dan Uji F . Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan adalah Pertumbuhan Penjualan (Sales Growth) sedangkan variabel lainnya seperti Profitabilitas dan Leverage tidak memiliki pengaruh yang signifikan . Ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi tidak mampu memperkuat maupun memperlemah hubungan pengaruh antara profitabilitas terhadap nilai perusahaaan. Besar kecilnya rasio atau aset dianggap tidak menjamin efisiensi dan keuntungan sehingga tidak memberikan dampak terhadap nilai perusahaan. Sinyal – sinyal seperti peningkatan penjualan antar periode lebih mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Nilai suatu perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel non keuangan seperti komite audit atau komisaris independen untuk melihat pengaruhnya terhadap nilai perusahaan