Novi ulfa safitri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA SANTRI KELA XI IPA 3 ALIAH DI PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIAH: Penilaian Autentik Dela Pebriansih dela; Novi ulfa safitri
Lughoti (Jurnal Pendidikan Bahasa Arab) Jurnal program studi PBA Vol 8 No 02 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/lughoti.v7i01.999

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan evaluasi pembelajaran Bahasa Arab dengan penilaian Autentik pada santri kelas XI IPA 3 Aliah di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah. Penelitian ini bertujuan untuk para pembaca agar mengetahui tujtuan pendidikan ini sudah tercapai dengan baik atau belum, serta apakah proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013. Dalam evaluasi pembelajaran Bahasa Arab dengan menggunakan penilaian autentik ada tiga ranah yang digunakan dalam penilaian ini yaitu ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Dengan tujuan untuk mengetahui evaluasi pembelajaran Bahasa Arab dengan penilaian Autentik di kelas XI IPA 3 aliah Al- Ittifaqiah.Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini, adalah data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran Bahasa Arab dengan penilaian Autentik pada kelas XI IPA 3 Aliah di Pondok Pesantren Al-Ittiafaqiah telah dilaksanakan secara efektif, namun masih memerlukan perbaikan dalam beberapa aspek seperti, pemahaman guru tentang konsep penilaian Autentik, keterbatasan waktu, dan sumber daya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan evaluasi pembelajaran Bahasa Arab dengan penilaian Autentik di lembaga pendidikan Islam, dan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya yang berkaitan dengan topik yang semisal, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab pada santri kelas XI IPA 3 Aliah di pondok pesantren Al-Ittifaqiah.
Strengthening Islamic Education in the Era of Global Disruption: Integrating Science, Religion, and Pedagogical Innovation at Al-Ittifaqiah Indralaya Islamic Boarding School Ulfa Hoyriah; Muhammad Wahyudi; Novi Ulfa Safitri; Dinda Putri Januarta
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/6a14rn97

Abstract

This research is motivated by the challenges of globalisation, technological developments, and the dichotomy between religious studies and science that still influences Islamic education practices. This study is important to show how Islamic boarding schools respond to these challenges while maintaining their Islamic identity. This study aims to analyse strategies for strengthening Islamic education in an era of global disruption through the integration of science, religion, and pedagogical innovation at the Al-Ittifaqiah Indralaya Islamic boarding school. This study examines efforts to strengthen Islamic education amid globalization, technological change, and the persistent dichotomy between religious and scientific knowledge through a case study of Al-Ittifaqiah Islamic Boarding School, Indralaya. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis, and analyzed thematically. The findings show that the pesantren has sought to integrate science and religion through value-based learning, scientific ethics, and pedagogical innovation, contributing to character development and learning relevance. However, the implementation process continues to face practical challenges, particularly limitations in the formal curriculum and educators’ digital literacy, which constrain the effectiveness of integration efforts. While the findings are limited to a single institutional context, the study provides insights into both the opportunities and obstacles involved in developing a more adaptive and integrative model of Islamic education in the era of global disruption.