Fery Fadly
Poltekkes Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kepuasan Petugas Kesehatan dalam Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Rs X Tahun 2025 Aisyah Shinta Balqis; Fery Fadly
Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR) Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR)
Publisher : Kementerian Kesehatan Poltekkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/ijhimr.v3i1.5924

Abstract

Pemanfaatan Rekam Medis Elektronik menjadi krusial dalam mendukung efisiensi pelayanan kesehatan dan pengambilan keputusan di rumah sakit. Namun, implementasi sistem ini tidak selalu berjalan mulus dan seringkali tidak diimbangi dengan tingkat kepuasan pengguna yang optimal. Untuk memastikan keberhasilan jangka panjang RME, penting untuk memahami seberapa puas pengguna akhir, khususnya petugas kesehatan, terhadap sistem yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan End-User Computing Satisfaction (EUCS) untuk mengukur dimensi-dimensi kepuasan seperti konten, akurasi, format, ketepatan waktu, dan kemudahan penggunaan. Metode analitik kuantitatif melibatkan seluruh individu yang bertugas di RS X yang mengoperasikan dan mengakses SIMRS, yaitu sebanyak 498 orang. Jumlah sampel yang diambil adalah 78 orang dengan menerapkan Stratified Random Sampling. Teknik untuk menganalisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis univariat dengan bantuan program Aplikasi Analisis dan Pengolahan Data. Rata-rata untuk variabel konten mencapai 75%, yang menunjukkan bahwa pengguna SIMRS merasa puas dengan aspek ini. Angka rata-rata untuk variabel keakuratan adalah 71%, menandakan bahwa variabel ini juga termasuk dalam kategori puas. Rata-rata untuk variabel tampilan tercatat sebesar 76%, yang juga menunjukkan kategori puas. Untuk variabel kemudahan pengguna, rata-rata tercatat 74%, dan ini termasuk dalam kategori puas. Rata-rata untuk variabel ketepatan waktu juga mencapai 74%, yang menunjukkan bahwa kepuasan pengguna SIMRS di aspek ini tetap berada dalam kategori puas. Dengan variabel keakuratan menunjukkan nilai terendah dan variabel tampilan memiliki nilai tertinggi, sementara skor berkisar antara 2 hingga 5. Hasil tingkat kepuasan pengguna SIMRS di RS X yang diukur melalui metode EUCS masuk dalam kategori “Puas”.
Gambaran Pelaksanaan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Produktivitas Kerja Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit XYZ: Overview of Occupational Health and Safety Implementation and Work Productivity of Medical Record Officers at XYZ Hospital Zahra Fauziyyah; Fery Fadly
Journal of Health Information Management and Medical Record Vol. 1 No. 2 (2025): Vol 1. No 2 ( Desember ) 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/himmr.v2i1.3010

Abstract

Hospitals are recognized as high-risk work environments due to the potential for occupational accidents and work-related illnesses. To mitigate these risks, hospitals are required to implement comprehensive Occupational Health and Safety (OHS) programs. Effective implementation of OHS measures not only ensures the safety and well-being of staff but also contributes to increased work productivity. However, in practice, some hospital staff still experience occupational hazards. For instance, medical record staff have reported injuries such as cuts from new medical record folders, and limitations such as cramped workspace conditions, which hinder their performance and reduce overall productivity. This study aims to provide an overview of the implementation of occupational health and safety measures and the work productivity of medical record staff in a hospital setting. This research employed a quantitative descriptive method. Data were collected through questionnaires, direct observations, and documentation review. The implementation of OHS was assessed based on several indicators, including the physical work environment, availability of health facilities, and general health maintenance of workers. The findings revealed that 26 respondents (76%) rated the implementation of occupational health and safety as “good.” In contrast, the assessment of work productivity—measured through indicators such as employee capability, output improvement, work motivation, self-development, work quality, and efficiency—showed that 19 respondents (56%) were categorized as “less productive.”