Evri Okta Arnindita
Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pemanfaatan Media Sosial dalam Memperluas Jangkauan Pasar UMKM Anyaman Bambu di Desa Senuro Timur Febiana Martha Kusuma; Bora Alviolesa; Ayu Geby Gisela Syaputri; Rindiani Antika; Feriansyah; Evri Okta Arnindita
Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabdi.v8i1.2088

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra UMKM anyaman bambu di Desa Senuro Timur yang masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran produk. Selama ini, pemasaran kerajinan anyaman bambu masih dilakukan secara tradisional dan hanya menjangkau konsumen di sekitar desa sehingga potensi pasar belum berkembang secara optimal. Selain itu, pelaku usaha belum sepenuhnya memahami pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi produk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM anyaman bambu dalam memanfaatkan media sosial sebagai media promosi untuk memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi awal, wawancara dengan mitra, sosialisasi pemanfaatan media sosial, pendampingan pembuatan konten promosi, serta evaluasi hasil kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan terhadap kemampuan mitra dalam menampilkan produk, menyusun informasi harga, membuat deskripsi produk, dan menggunakan media sosial sebagai sarana promosi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pemanfaatan media sosial memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan mitra dalam mempromosikan produk anyaman bambu. Luaran kegiatan ini berupa tersusunnya konten promosi digital sederhana yang memuat foto produk, informasi harga, deskripsi produk, dan kontak pemesanan yang dapat dipublikasikan melalui media sosial. Setelah kegiatan pendampingan, mitra mulai mampu menggunakan media sosial sebagai sarana promosi produk secara lebih terarah. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan aktivitas promosi melalui unggahan produk serta meningkatnya respons dan interaksi calon konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Berdasarkan evaluasi sederhana, terjadi peningkatan jumlah pengikut media sosial mitra sebesar kurang lebih 15% setelah pendampingan dilakukan. Produk anyaman bambu yang dipasarkan memiliki harga jual bervariasi, yaitu berkisar antara Rp5.000 hingga Rp45.000 per unit. Dengan demikian, kegiatan ini mampu memberikan luaran berupa media promosi digital dan dampak berupa meningkatnya keterampilan mitra dalam memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.