Indria Kristiawan
Universitas Wisnuwardhana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM KONTEN KESEHATAN DI MEDIA SOSIAL TIKTOK @TIRTACIPENG TEORI JOHN SEARLE Nurul Istatik Badriyah; Kustyarini Kustyarini; Esa Kharisma M. Nakti; Indria Kristiawan
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.2

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah menjadikan platform ini sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan yang menjangkau audiens luas, terutama generasi muda. Namun, efektivitas penyampaian pesan kesehatan sangat ditentukan oleh strategi kebahasaan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam konten kesehatan akun TikTok @tirtacipeng berdasarkan teori John Searle. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa 73 ujaran yang diperoleh dari sepuluh video konten kesehatan yang diunggah pada periode September–Desember 2024, yang dikumpulkan melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan mengklasifikasikan ujaran ke dalam lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur asertif mendominasi penggunaan bahasa dalam konten kesehatan, diikuti oleh tindak tutur ekspresif dan direktif, sedangkan komisif dan deklaratif muncul secara terbatas. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi komunikasi akun @tirtacipeng berfokus pada penyampaian informasi kesehatan yang faktual dan edukatif, disertai pendekatan persuasif dan emosional untuk memengaruhi pemahaman serta sikap audiens. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan tindak tutur ilokusi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan efektivitas komunikasi kesehatan di media sosial.
ANALISIS KARAKTER SOSIAL MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn) UNIVERSITAS WISNUWARDHANA MALANG Maria Susanti Ina Deghu; Shofiatul Azmi; Indria Kristiawan; Dian Utami Ikhwaningrum
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.22

Abstract

Karakter sosial mahasiswa merupakan aspek penting dalam pembentukan tanggung jawab sosial dan watak kewarganegaraan di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakter sosial mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Wisnuwardhana Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian terdiri atas mahasiswa aktif PPKn yang memiliki variasi keterlibatan dalam kegiatan akademik, organisasi kemahasiswaan, dan aktivitas sosial kampus, serta didukung oleh informan dari unsur dosen dan pengurus organisasi kemahasiswaan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter sosial mahasiswa berkembang melalui interaksi akademik, kegiatan organisasi, dan budaya kampus yang mendukung terbentuknya sikap toleransi, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi interpersonal, dan kepedulian sosial. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi cenderung memiliki pengalaman sosial yang lebih beragam serta partisipasi yang lebih tinggi dalam kegiatan kolektif. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian informan memandang intensitas penggunaan media sosial berkaitan dengan berkurangnya frekuensi interaksi sosial secara langsung. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan akademik dan nonakademik yang mendorong keterlibatan sosial mahasiswa secara berkelanjutan.