Masa pubertas merupakan tahap perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial pada remaja, termasuk anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Anak autisme sering mengalami kesulitan dalam memahami perubahan yang terjadi pada dirinya karena keterbatasan komunikasi, interaksi sosial, dan pengelolaan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan pubertas pada anak autisme serta bentuk adaptasi dan edukasi yang diperlukan selama masa perkembangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kajian berbagai jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan mengenai pubertas pada anak autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak autisme mengalami perubahan pubertas seperti remaja pada umumnya, namun mereka memerlukan pendampingan khusus dalam memahami perubahan tubuh, menjaga kebersihan diri, serta memahami batasan sosial dan privasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual, penggunaan media visual, komunikasi sederhana, serta kerja sama antara orang tua dan sekolah menjadi bentuk pendampingan yang efektif dalam membantu anak autisme menghadapi masa pubertas.