Elias Sandy
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Intensitas Latihan Leg Press Dengan Peningkatan Power Tendangan Mae Geri Pada Cabang Olahraga Karate Nadiir Rizki Hermawan; Elias Sandy; Naufal Abdul Aziz; Rezky Okta Dwi Ramadhan; Muhammad Fitrah Ramadhan; Deden Akbar Izzuddin; Sandi Prayudho
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v5i2.13394

Abstract

Power tendangan Mae Geri merupakan salah satu komponen biomotor penting dalam cabang olahraga karate, di mana kekuatan dan kecepatan otot tungkai berperan dominan dalam menghasilkan tendangan yang efektif. Latihan leg press merupakan salah satu bentuk latihan kekuatan yang dapat memengaruhi peningkatan power otot kaki melalui manipulasi intensitas beban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas latihan leg press dengan peningkatan power tendangan Mae Geri pada atlet karate. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet karate yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel intensitas latihan leg press diukur melalui persentase beban latihan (%1RM), volume latihan, dan frekuensi mingguan, sedangkan power tendangan Mae Geri diukur menggunakan alat tes power tendangan berbasis sensor. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas latihan leg press dengan peningkatan power tendangan Mae Geri pada atlet karate (r = 0,67; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas latihan leg press yang dilakukan, maka semakin besar peningkatan power tendangan Mae Geri yang dihasilkan. Dapat disimpulkan bahwa intensitas latihan leg press memiliki peranan penting dalam meningkatkan power tendangan Mae Geri pada cabang olahraga karate. Pelatih disarankan menyusun program latihan leg press dengan pengaturan intensitas yang tepat untuk mengoptimalkan performa tendangan atlet
Analisis Pengaruh Siklus Menstruasi Terhadap Passing dan Shooting Accuracy Atlet Futsal Wanita: Tinjauan Sistematis Reza Rizki Fahlevi; Elias Sandy; Ajri Nurli Almuhtadi; M. Arief Setiawan; A. Ine Aprilia Damai; Aprillia Wulan Utari
Jurnal Porkes Vol 9 No 3 (2026): September: Article in Progress
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i3.35024

Abstract

This systematic review analyzes the influence of the menstrual cycle phase on the determinants of passing and shooting accuracy in female futsal athletes. Following the PRISMA 2020 guidelines, a literature search was conducted in PubMed, Scopus, Google Scholar, SPORTDiscus, and Web of Science for articles published between 2015 and 2026. Of the 847 records identified, 22 articles met the inclusion criteria for a narrative synthesis. The findings consistently showed that the follicular phase was associated with superior fine motor skills, better neuromuscular coordination, improved balance, and lower perceived fatigue compared to the luteal phase. Elevated estrogen levels during the follicular phase facilitate the recruitment of motor units and neural drive, which directly support precision-based technical skills. Conversely, the luteal phase characterized by increased progesterone and impaired thermoregulation is correlated with reduced balance, decreased consistency of muscle activation, and increased motor variability. These hormonal fluctuations have direct implications for technical execution in futsal. However, no study has directly measured futsal-specific passing and shooting accuracy across all phases of the verified menstrual cycle, which represents a critical research gap. This review concludes that monitoring the phases of the menstrual cycle needs to be integrated into the periodization of women’s futsal training to optimize technical performance.