p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika: Medika
Hastuti Marlina
Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Sebagai Deteksi Dini Kanker Servik di Posyandu Tampuk Manggis Petak Wajik Rumbai Barat Yeyen Gumayesty; Hastuti Marlina
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/711bm063

Abstract

Kanker serviks adalah keadaan keganasan yang terjadi pada leher Rahim. Penyakit ini menempati urutan keempat kanker terbanyak pada wanita di dunia. Menurut data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) tahun 2020 dengan perkiraan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian (Sung et al., 2021). Penyebab kanker servik adalah human papilloma virus. Sekitar 90% kematian akibat kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (Haryati et al., 2023). Deteksi dini kanker serviks memiliki peran penting dalam mengurangi angka kematian. Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang IVA Test, maka perlu di sosialisasikan dalam pertemuan posyandu, pelatihan kader Posyandu, demonstrasi langsung, dan kampanye kesadaran. Kemitraan dengan pusat kesehatan setempat juga merupakan faktor penting dalam memberikan layanan IVA Test secara rutin. Metode Pengabdian masyarakat ini adalah Edukasi dan penyebaran leaflet serta tanya jawab. Media yang digunakan spanduk dan Leafleat. Kegiatan ini dilakukan di bulan Maret 2025. Peserta Pengabdian Masyarakat adalah wanita usia subur yang berkunjung ke posyandu Tampuk Manggis Petak Wajik RW 5 Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Bukit yang berjumlah  25 orang. Hasil kegiatan diperoleh hasil pretest bahwa dari 25 terdapat 80% tidak mengetahui IVA dan 20% yang mengetahui IVA. Untuk hasil posttest didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan menjadi 95%. Hal ini membuktikan adanya perubahan sesudah diberikan kuesioner dan edukasi dengan persentase pengetahuan sebesar 15%. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan peserta terhadap IVA maka peserta dapat memahami manfaat untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan reproduksi serta cara mencegah dan menghadapi situasi tersebut.
Akselerasi Penurunan Stunting Melalui Observasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak (Oper Emak) di RA Al Ikhlas Bambu Kuning Kabupaten Rokan Hilir Sherly Vermita Warlenda; Hastuti Marlina; Yeyen Gumayesty
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/f9n2tx96

Abstract

Stunting disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya karena pendidikan dan pengetahuan keluarga mengenai praktik pemberian makan untuk bayi dan balita masih rendah. Oleh sebab itu diperlukan pendekatan komprehensif dari berbagai pihak dalam melakukan penanganan stunting salah satunya intervensi gizi sensitif melalui praktik baik dalam pengukuran status gizi anak balita salah satunya oleh guru PAUD. Tujuan memberikan informasi kepada Guru PAUD melalui pelatihan dan edukasi tentang observasi penilaian dan perkembangan anak sehingga guru PAUD tahu, mau dan mampu secara mandiri menilai perkembangan anak sesuai usia. Metode Pengabdian melakukan Pendampingan Guru dan edukasi kesehatan kepada wali murid. Hasil Pengabdian didapatkan bahwa ada kenaikan skor yang mencapai 93 (pengetahuan) dan 94 (keterampilan) pada Guru, serta peningkatan substansial pada Wali Murid. Hal ini menunjukkan program ini berhasil menciptakan agen perubahan yang kompeten untuk menyebarkan informasi dan praktik pola asuh yang benar. Kegiatan PKM ini penting dilakukan karena tidak hanya meningkatkan pemahaman teoritis (Pengetahuan) tetapi juga meningkatkan kemampuan praktis (Keterampilan) dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, upaya pencegahan stunting dan mengoptimalkan penggunaan media digital website Oper Emak. Saran Pada guru PAUD diharapkan melakukan pemantauan dini tumbuh kembang anak secara berkala, meningkatkan pemantauan terhadap menu makan anak dan melakukan koordinasi ke Puskesmas setempat bila terdapat anak yang dicurigai stunting.