Ratu Ayu Tsakila Alma
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kombinasi Dosis Pupuk Organik Hayati dan Pupuk Anorganik Terhadap Hama Utama Jagung Manis (Zea mays L. saccharata Sturt) MS-Unsika di Sumedang Ratu Ayu Tsakila Alma; Adhi Irianto Mastur; Luthfi Afifah; Muhammad Syafi’i
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 2, NOVEMBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i2.6436

Abstract

Kombinasi pupuk organik hayati dan pupuk anorganik yang seimbang dapat menunjukan hasil yang baik bagi pertumbuhan tanaman dan meningkatkan sistem ketahanan tanaman sehingga tanaman dapat tahan dari hama. Hama Spodoptera frugiperda dan Helicoverpa armigera merupakan hama yang merusak tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi dosis pupuk organik hayati dan pupuk anorganik terhadap serangan hama utama pada jagung manis galur MS-Unsika. Penelitian dilaksanakan di Desa Tanjungsari, Kab. Sumedang, Jawa Barat. Penelitian ini dimulai pada tanggal Desember 2021 hingga Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancagan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan lima (5) perlakuan yang diulang sebanyak lima (5) kali. Perlakuan yang diujikan diantaranya adalah P1 (NPK 300 kg/ha +Urea 200 kg/ha), P2 (POH 7 cube/ha), P3 (POH 7 cube/ha + NPK 150 kh/ha + Urea 100 kg/ha), P4 (POH 7 cube/ha + NPK 75 kg/ha + Urea 50 kg/ha), dan P5 (POH 10 cube/ha). Hasil percobaan menunjukan pengaplikasian perlakuan P3 (POH 7 cube + NPK 150 kg/ha + Urea 100 kg/ha) memberikan nilai intensitas serangan hama ulat grayak (21,33%-32,2%) dan penggerek tongkol (0,5%-0,12%) terendah pada tanaman jagung namun belum dalam memberikan ketahanan tanaman terhadap serangan hama ulat grayak dan penggerek tongkol. Hasil uji korelasi antara intensitas serangan hama dan hasil produksi adalah negatif menunjukan bahwa semakin tinggi serangan hama, maka semakin rendah bobot panen yang dihasilkan