Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomis tinggi, namun produktivitasnya masih dipengaruhi oleh ketersediaan nutrisi media tumbuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) Azolla terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih serta menganalisis kelayakan usahanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2025 di kumbung jamur Fakultas Pertanian, lahan Pakea, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima taraf konsentrasi POC Azolla, yaitu A0 (kontrol), A1 (15%), A2 (30%), A3 (45%), dan A4 (60%). Variabel yang diamati meliputi jumlah pinhead, jumlah tudung, diameter dan panjang tangkai, diameter batang, serta bobot tubuh buah. Analisis kelayakan usaha dilakukan melalui perhitungan pendapatan, R/C Ratio, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Azolla berpengaruh nyata terhadap produktivitas jamur tiram putih pada variabel jumlah pinhead panen III, jumlah tudung panen I–III, dan bobot buah panen III. Konsentrasi 45% menghasilkan produktivitas terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Analisis ekonomi menunjukkan R/C Ratio sebesar 1,24, BEP produksi 114,6 kg, BEP harga jual Rp 40.871,89/kg, dan BEP penerimaan Rp 1.991.058,83. Dengan demikian, penggunaan POC Azolla pada konsentrasi 45% efektif meningkatkan produktivitas sekaligus layak secara ekonomis untuk diusahakan.