Ana Frintia
"Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang"

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keragaan Hasil Benih Melon (Cucumis melo L.) Hibrida 608 Melalui Pengaturan Cabang Ana Frintia; Agus Wartapa; Rajiman Rajiman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2025): AGROVITAL VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v10i1.6124

Abstract

Permasalahan penurunan produksi benih melon di Indonesia melibatkan beberapa faktor mulai dari ketersediaan benih, kualitas benih, dan varietas benih yang hanya dikembangkan di daerah tertentu, oleh karena itu perlu adanya peningkatan hasil produksi benih melon unggul di dalam negeri untuk membantu petani mendapatkan benih melon yang berkualitas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaturan cabang terhadap keragaan hasil benih melon hibrida 608. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gamol, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang diulang sebanyak 6 kelompok dengan 4 perlakuan. Perlakuannya adalah P1 pemeliharaan semua cabang sebagai kontrol; P2 pemeliharaan cabang primer; P3 pemeliharaan serempak 3 cabang sekunder; P4 pemeliharaan serempak 3 cabang tersier. Parameter yang diamati terdiri dari jumlah buah per tanaman (buah), umur mulai panen (hari), berat buah per tanaman (kg), bobot 1000 butir benih (gr), dan produktivitas (kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemeliharaan cabang primer (P2) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap parameter umur mulai panen, berat buah per tanaman, dan hasil produktivitas. Perlakuan pemeliharaan cabang primer (P2) berpengaruh nyata terhadap jumlah buah per tanaman dan bobot 1000 butir benih. Produktivitas tertinggi benih melon hibrida 608 mencapai 158,86 kg/ha pada perlakuan pemeliharaan cabang primer (P2). Perlakuan pemeliharaan cabang tersier (P4) menurunkan hasil jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, bobot 1000 butir benih, dan menurunkan hasil produktivitas benih melon hibrida 608. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan cabang efektif untuk meningkatkan hasil produksi benih melon hibrida 608 pada cabang primer.