Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kelayakan Ekonomi Usahatani Kacang Tanah di Desa Lanne, Tondong Tallasa, Pangkajene dan Kepulauan Andi Rahayu Anwar; Andi Amran Asriadi; Ahmad Rezkullah; Asriyanti Syarif
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.7057

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis segi ekonomi dalam usahatani kacang tanah yang berada di Desa Lanne. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah survei, dan pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Total responden dalam studi ini adalah 24 petani dari populasi yang berjumlah 165 orang. Data diperoleh yaitu data primer dan sekunder. Selanjutnya, data tersebut dikaji cara menghitung biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta kelayakan usaha menggunakan indikator rasio R/C, rasio B/C, dan titik impas (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total pengeluaran untuk usaha budidaya kacang tanah mencapai Rp. 6.832.542 setiap masa tanam. Pengeluaran ini terdiri dari biaya tetap senilai Rp. 3.812.333 dan biaya variabel sebesar Rp. 3.020.208. Rata-rata pemasukan yang diterima petani mencapai Rp. 88.032.466, sehingga laba bersih yang diperoleh adalah Rp. 81.199.925 per masa tanam. Nilai rasio R/C yang sebesar 12,88 menunjukkan bahwa setiap uang yang dikeluarkan sebesar Rp. 1 berpotensi menghasilkan pemasukan mencapai Rp. 12,88. Di sisi lain, rasio B/C yang mencapai 11,88 menandakan bahwa usaha budidaya kacang tanah memberikan keuntungan yang cukup signifikan. Berdasarkan perhitungan BEP, titik impas untuk produksi berada di angka 242 kg, sedangkan titik impas harga adalah Rp. 91/kg. Hal ini menandakan bahwa tingkat produksi dan harga saat ini jauh melampaui titik impas, sehingga risiko kerugian dalam usaha ini cukup rendah. Oleh karena itu, budidaya kacang tanah di Desa Lanne dipandang feasible dari sisi ekonomi dan memiliki potensi sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi para petani. Keywords : Usahatani; Kacang Tanah; Kelayakan Usaha; Pendapatan; BEP