Herlina Anwar
Departemen Teknik Informatika Universitas Hasanuddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBAIKAN LITERASI DIGITAL MELALUI DISRUPSI BUDAYA GENERASI ALPHA PADA SISWA MADRASAH ALIYAH AL HIDAYAH Indrabayu Indrabayu; Adnan Adnan; Sri Mawar Said; Elly Warni; Iqra Aswad; Anugrayani Bustamin; Muhammad Abdillah Rahmat; Herlina Anwar; Arliyanti Nurdin; Zahir Zainuddin; Saiful Ashar; Mutiah Arinil Fayza Nusar; Nadia Indriani Sumardi
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.6799

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang masif telah menciptakan perubahan perilaku generasi muda, khususnya Generasi Alpha, yang sejak lahir hidup dalam ekosistem serba digital. Meskipun mereka memiliki kecakapan tinggi dalam menggunakan perangkat digital, banyak siswa yang masih rendah dalam berpikir kritis, etika bermedia sosial, dan kesadaran terhadap keamanan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa Madrasah Aliyah Al Hidayah Makassar melalui pelatihan berbasis partisipatif dan pendekatan edutainment. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahapan: pre-test untuk observasi awal, pelatihan interaktif menggunakan platform Google Digital Garage, Alison.com, dan DigitalLearn.org, serta post-test dan refleksi untuk mengukur peningkatan pemahaman. Analisis dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan tematik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman siswa terhadap konsep literasi digital, etika digital, dan keamanan akun. Persentase kategori “Sangat Paham” meningkat dari 13% menjadi 38%, sementara “Kurang Paham” dan “Tidak Paham” menurun hingga 0%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan perilaku digital yang cerdas, aman, dan beretika berbasis nilai Islami di kalangan siswa madrasah.
PENDAMPINGAN VALUE PROPOSITION PRODUK UNGGULAN UMKM DESA LAPEO (BUMDES MENARA PAINDO) Novy NRA Mokobombang; Tyanita Puti Marindah Wardhani; Herlina Anwar; Amil Ahmad Ilham; Muhammad Niswar; Zulkifli Tahir; Arliyanti Nurdin; Adnan Adnan; Ady Wahyudi Paundu; Iqra Aswad; Saida Muthia Khadijah; Ikrar Gempur Tirani; Alifah Ayudiah Srirejeki; Winati Mutmainnah Nurdin; Nadia indriani Sumardi; Jessica Evangeline Winardy; Erwin Sukma; Syarifah Fitrah Ramadhani; Siti Andini Utiarahman
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.6174

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM pengolahan ikan di Desa Lapeo dalam merumuskan dan mengembangkan value proposition produk unggulan yang dapat meningkatkan daya saing di pasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh tim dari Departemen Teknik Informatika, Universitas Hasanuddin melalui pendekatan partisipatif yang mengombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan tahapan pelatihan berupa pre-test, pemaparan materi, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil pre-test mengungkapkan bahwa mayoritas peserta merupakan pelaku UMKM yang baru memulai usaha, di mana 60% responden telah mengenal istilah value proposition namun masih memerlukan pendalaman dalam aplikasinya, serta mengalami kendala di bidang manajerial dan pemasaran digital. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep value proposition, dengan sebagian besar mampu menyusun pernyataan nilai produk secara terstruktur dan menentukan target pasar secara strategis. Temuan ini menandakan bahwa program pendampingan berhasil memperkuat kapasitas strategis UMKM sehingga produk mereka dapat lebih relevan dan kompetitif di pasar.