Siti Andini Utiarahman
Program Studi Sistem Informasi Universitas Ichsan Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN VALUE PROPOSITION PRODUK UNGGULAN UMKM DESA LAPEO (BUMDES MENARA PAINDO) Novy NRA Mokobombang; Tyanita Puti Marindah Wardhani; Herlina Anwar; Amil Ahmad Ilham; Muhammad Niswar; Zulkifli Tahir; Arliyanti Nurdin; Adnan Adnan; Ady Wahyudi Paundu; Iqra Aswad; Saida Muthia Khadijah; Ikrar Gempur Tirani; Alifah Ayudiah Srirejeki; Winati Mutmainnah Nurdin; Nadia indriani Sumardi; Jessica Evangeline Winardy; Erwin Sukma; Syarifah Fitrah Ramadhani; Siti Andini Utiarahman
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.6174

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM pengolahan ikan di Desa Lapeo dalam merumuskan dan mengembangkan value proposition produk unggulan yang dapat meningkatkan daya saing di pasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh tim dari Departemen Teknik Informatika, Universitas Hasanuddin melalui pendekatan partisipatif yang mengombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan tahapan pelatihan berupa pre-test, pemaparan materi, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil pre-test mengungkapkan bahwa mayoritas peserta merupakan pelaku UMKM yang baru memulai usaha, di mana 60% responden telah mengenal istilah value proposition namun masih memerlukan pendalaman dalam aplikasinya, serta mengalami kendala di bidang manajerial dan pemasaran digital. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep value proposition, dengan sebagian besar mampu menyusun pernyataan nilai produk secara terstruktur dan menentukan target pasar secara strategis. Temuan ini menandakan bahwa program pendampingan berhasil memperkuat kapasitas strategis UMKM sehingga produk mereka dapat lebih relevan dan kompetitif di pasar.