Beras merupakan makanan pokok bagi masyarakat di beberapa negara di Asia, khususnya Asia Tenggara. Salah satu negara dengan tingkat konsumsi beras tertinggi di asia Tenggara adalah Indonesia. Masyarakat pada umumnya membedakan jenis beras berdasarkan ciri- cirinya, yaitu dengan mengamati bentuk, ukuran, dan warna dari beras tersebut. Cara ini merupakan cara untuk membedakan jenis beras yang sudah dilakukan oleh masyarakat sejak lama. Namun, cara tersebut merupakan metode yang kurang efisien dan dinilai sudah kuno. Mengingat ukuran beras yang terbilang kecil, tentunya akan sulit membedakannya berdasarkan jenis. Terlebih lagi dengan semakin banyaknya jenis beras.Tujuan dari penelitian ini ialah untuk Kami telah mengembangkan sistem untuk mengidentifikasi warna beras menggunakan pengolahan citra digital dengan metode backpropagation. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian yang berjudul “Identifikasi Beras Berdasarkan Warna Menggunakan Metode Backpropogation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan metode backpropogation dalam mengidentifikasi warna warna beras memberikan hasil yang memuaskan dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti beras premium dan beras medium. Metode backpropogation berhasil mengidetifikasi warna beras dengan tingkat akurasi pada beras premium 94% dan beras medium 89%. Kombinasi ini diharapkan dapat memberikan hasil yang memungkinkan masyarakat umum, produsen dan konsumen beras, untuk mengidentifikasi jenis dan kualitas beras tanpa harus melakukan serangkaian analisis yang rumit dan mahal, sehingga meminimalkan kesalahan pengujian Masu.