Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INDENTIFIKASI KUALITAS BERAS BERDASARKAN WARNA MENGGUNAKAN METODE BACKPROPOGATIAN Nur Fadilah; Basri Basri; Cipta Riang Sari
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5649

Abstract

Beras merupakan makanan pokok bagi masyarakat di beberapa negara di Asia, khususnya Asia Tenggara. Salah satu negara  dengan tingkat konsumsi beras tertinggi di asia Tenggara adalah Indonesia. Masyarakat pada umumnya membedakan jenis beras berdasarkan ciri- cirinya, yaitu dengan mengamati bentuk, ukuran, dan warna dari beras tersebut. Cara ini merupakan cara untuk membedakan jenis beras yang sudah dilakukan oleh masyarakat sejak lama. Namun, cara tersebut merupakan metode yang  kurang efisien dan dinilai sudah kuno. Mengingat ukuran beras yang terbilang kecil, tentunya akan sulit membedakannya berdasarkan jenis. Terlebih lagi dengan semakin banyaknya jenis beras.Tujuan dari penelitian ini ialah untuk Kami telah mengembangkan sistem untuk mengidentifikasi warna beras menggunakan pengolahan citra digital dengan metode backpropagation.   Berdasarkan   permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian yang berjudul  “Identifikasi Beras Berdasarkan Warna Menggunakan Metode Backpropogation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan metode backpropogation dalam mengidentifikasi warna warna beras memberikan hasil yang memuaskan dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti beras premium dan beras medium. Metode backpropogation berhasil mengidetifikasi warna beras dengan tingkat akurasi pada beras premium 94% dan beras medium 89%. Kombinasi ini diharapkan dapat memberikan hasil yang memungkinkan masyarakat umum, produsen dan  konsumen beras, untuk mengidentifikasi jenis dan kualitas beras tanpa harus melakukan serangkaian analisis yang rumit dan mahal, sehingga meminimalkan kesalahan pengujian Masu.