Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Excel pada Panti Kasih Ibu Kota Bengkulu Hesti Setiorini; Marini Marini; Rina Yuniarti; Darma Setiawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6v51tk16

Abstract

Panti Asuhan Kasih Ibu Kota Bengkulu merupakan lembaga sosial yang memiliki peran strategis dalam memberikan pengasuhan, pendidikan, dan pembinaan karakter bagi anak-anak yatim, piatu, dan keluarga kurang mampu. Sebagai organisasi nirlaba, panti ini sangat bergantung pada bantuan masyarakat dan donatur sehingga membutuhkan sistem keuangan yang transparan dan akuntabel. Berdasarkan hasil observasi awal, pengelolaan keuangan di panti masih dilakukan secara manual menggunakan buku kas sederhana tanpa dokumentasi transaksi yang memadai. Kondisi ini menimbulkan risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan penyusunan laporan, serta kesulitan dalam pertanggungjawaban dana kepada donatur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus Panti Asuhan Kasih Ibu dalam penyusunan laporan keuangan berbasis komputer menggunakan Microsoft Excel agar pengelolaan dana menjadi lebih efisien, sistematis, dan sesuai dengan prinsip akuntansi. Mitra dalam kegiatan ini adalah pengurus Panti Asuhan Kasih Ibu dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dasar akuntansi dan penerapan SAK-ETAP, workshop penggunaan Excel untuk pembuatan laporan keuangan, pendampingan intensif dalam penyusunan laporan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap akuntansi dasar sebesar 35%, serta kemampuan 90% peserta dalam menyusun laporan keuangan digital secara mandiri. Selain itu, panti asuhan telah memiliki template laporan keuangan standar dan SOP keuangan yang tertulis serta sistem pengarsipan transaksi yang tertata rapi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan kepercayaan donatur terhadap lembaga sosial tersebut.
INTERNAL CONTROL SYSTEM AND INFORMATION TECHNOLOGY ON THE TRANSPARENCY OF LOCAL GOVERNMENT FINANCIAL MANAGEMENT Afrina; Rina Yuniarti; Hesti Setiorini
Kajian Akuntansi Vol. 26 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/kajian_akuntansi.v26i2.7420

Abstract

Abstract. This study aims to examine the influence of the Internal Control System and Information Technology on the Transparency of Local Government Financial Management. A quantitative descriptive research method was applied to achieve this objective. The population consists of 30 Regional Apparatus Organizations (OPDs) in Mukomuko Regency, with a total sample of 100 respondents selected through purposive sampling. Primary data were collected directly from government agencies using a structured questionnaire measured on a five-point Likert scale. Data were analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 26. The results reveal that the Internal Control System does not have a significant effect on the transparency of local government financial management, as indicated by a t-value of 1.602 and a significance level of 0.112, suggesting that the hypothesis is rejected. In contrast, Information Technology demonstrates a significant positive effect on the transparency of local government financial management, with a t-value of 4.199 and a significance level of 0.000, supporting the acceptance of the hypothesis. These findings imply that while the internal control mechanisms may not independently enhance financial transparency, the adoption and effective use of information technology play a crucial role in improving accountability, accessibility, and reliability of financial information in local governance. The study contributes to the understanding of how digitalization strengthens transparency in public sector financial management, particularly in regional governments of developing countries