Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PENGURUS GAPOKTAN TERATAI UNTUK MENINGKATKAN TATAKELOLA ADMINISTRASI SIMPAN PINJAM BAGI MASYARAKAT DI DESA SRIKUNCORO BENGKULU UTARA PROPINSI BENGKULU Yusmaniarti, Yusmaniarti; Marini, Marini; Ratnawili, Ratnawili
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.681 KB) | DOI: 10.36085/jpmbr.v2i2.448

Abstract

 Usaha simpan pinjam Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) telah melakukan penyusunan laporan keuangan tapi masih sangat sederhana dan laporan keuangan dan belum dibuat setiap priode tahunan ,laporan keuangan akan dibuat apabila akan dibuat apabila akan dilakukan rapat anggota yang dilakukan setiap tiga tahun sekali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan ketrampilan administrasi simpan pinjam bagi masyarakat (GAPOKTAN). Penyusunan administrasi keuangan secara benar dan akuntabel dapat menggambarkan kondisi keuangan dan imformasi keuangan khususnya kepada anggota dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.Masalah utama yang menjadi fokus dalam pengembangan simpan pinjam GAPOKTAN teratai adalah pengetahuan dan pemahaman SDM  tentang administrasi keuangan simpan pinjam masih rendah dan belum mendapat pembinaan dalam pengembangan usaha. Peningkatan pengetahuan tentang adminstasi keuangan sangat penting untuk membuat laporan keuangan yang benar dan akuntabel . Laporan keuangan yang benar dan akuntabel sangat penting untuk memperoleh imformasi mengenai posisi dan kinerja keuangan. Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan yang melibatkan anggota dan unsur  pengurus simpan pinjam GAPOKTAN Teratai dalam hal administasi simpan pinjam dan  pembuatan laporan keuangan. Dari kegiatan ini target dan hasil capaiannya adalah meningkatkan pemahaman para pengurus tentang kesadaran akan pentingnya penyelenggaraan lembaga keuangan yang secara hukum terdaptar dan diakui oleh pemerintah  serta juga meningkatkan pemahaman para pengurus tentang kesadaran  akan pentingnya pengelolaan administrasi keuangan yang baik,benar dan akuntabel. Kata Kunci: Keterampilan Administrasi,  Simpan Pinjam, GAPOKTAN
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA SEKOLAH LANGIT BIRU Setiorini, Hesti; Yusmaniarti, Yusmaniarti; Marini, Marini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v3i3.1021

Abstract

Sekolah Langit Biru yang terletak di Kecamatan Muara Bangkahulu tepatnya di Jl. Bandaraya RT 20 RW 01 Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu, yang memiliki modal sendiri yang berasal dari yayasan, menerima sumbangan atau bantuan donasi dari individu atau pemerintah. Sumbangan atau bantuan tersebut perlu dicatat dan dibuatkan laporan agar terjadinya transparansi dan akuntanbilitas dalam mengelola sumbangan atau bantuan tersebut, juga berfungsi sebagai informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Pemilik, pemerintah, dan lain-lain) untuk melihat perkembangan Sekolah dan untuk pengambilan keputusan yang akan datang.Sekolah Langit Biru merupakan sebuah Sekolah yang berada di Kota Bengkulu yang mengalami kendala dalam menyusun laporan keuangan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman SDM dalam menyusun laporan keuangan. Praktik penyusunan laporan keuangan yang telah dilakukan hanya pada pencatatan arus dana masuk dan keluar, laporan keuangan yang disajikan dibuat untuk pertanggungjawaban kepada pemilik dan donatur. Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan yang melibatkan anggota dan manajemen Sekolah Langit Biru dalam hal pembuatan nomor dan nama transaksi (akun). Dari kegiatan ini target dan hasil capaiannya adalah meningkatkan pemahaman para pengurus tentang kesadaran  akan pentingnya pengelolaan administrasi keuangan yang baik,benar dan akuntabel.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN DAN PROFITABILITAS TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Hesti Setiorini; Yusmaniarti Yusmaniarti; Adelia Oktapriani; Furqonti Ranidiah; Marini Marini
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 5 No 4 (2021): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/bilancia.v5i4.1388

Abstract

ABSTRACT Tax is a mandatory contribution of citizens in the life of the state as a contribution to national development. However, in practice, there are still cases of tax evasion that are most often carried out by companies. This study aims to determine (1) the effect of institutional ownership on tax avoidance (2) the effect of the Independent Board of Commissioners on tax avoidance and (3) the effect of profitability on tax avoidance in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This research is a quantitative research. The sample in this study consisted of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2017-2019 period which found 18 companies using the purposive sampling method. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis test. The result is partially, institutional ownership, independent board of commissioners and profitability have no effect on tax avoidance. So, partially the independent variables in this study have no effect on the dependent variable. ABSTRAK Pajak merupakan kontribusi wajib warga Negara dalam kehidupan bernegara sebagai kontribusi dalam pembangunan nasional. Akan tetapi dalam praktiknya, masih ditemukan kasus penghindaran pajak (tax avoidance) yang kebanyakan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemilikan Institusional terhadap penghindaran pajak (tax avoidance) (2) pengaruh Dewan Komisaris Independen terhadap penghindaran pajak (tax avoidance) dan (3) pengaruh Profitabilitas terhadap penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian ini terdiri dari perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019 yang berjumlah 18 perusahaan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi linier berganda. Hasilnya secara parsial, kepemilikan institusional, dewan komisaris independen dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap tax avoidance (penghindaran pajak). Jadi, secara parsial variabel independen dalam penelitian ini tidak ada memiliki pengaruh terhadap variabel dependen.
Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Solvabilitas Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Property Dan Real Estate Indonesia Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Yusmaniarti Yusmaniarti; Amalia Sauma; Ummul Khair; Marini Marini; Ratnawili Ratnawili
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v9i2.1296

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang mengalami penurunan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi tergambar pada kinerja bisnis perusahaan-perusahaan yang ditunjukkan melalui laporan laporan keuangan perusahaan-perusahaan publik pada kuartal yang sedikit banyak memperlihatkan tren penurunan pendapatan dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya salah satunya pada Perusahaan property and real estate sebagai perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh pertumbuhan perusahaan, Solvabilitas dan Profitabilitas terhadap nilai perusahaan property and real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2017-2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan di perusahaan property and real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2017-2019. Teknik pengumpulan data analisis dengan menggunakan laporan tahunan perusahaan dan dianalisis dengan menggunakan SPSS 18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan perusahaan menunjukkan hasil uji parsial bahwa nilai signifikansi 0,667 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap variabel nilai perusahaan. Pada solvabilitas (DR) memiliki nilai parsial signifikansi 0.000 < 0,05 sehingga variable Solvabilitas dapat dinyatakan berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan pada variable profitabilitas menunjukkan hasil bahwa tingkat signifikansi 0,642 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel nilai perusahaan pada perusahaan Property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indnesia pada tahun 2017-2019.
Pengaruh Struktur Kepemilikan Manajerial, Profitabilitas, Pertumbuhan Aktiva Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Yusmaniarti Yusmaniarti; Marini Marini; Ahmad unaidi; Ahmad Sumarlan
Jurnal Media Wahana Ekonomika Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Media Wahana Ekonomika, April 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmwe.v19i1.8012

Abstract

ABSTRAK  Komposisi sumber pendanaan perusahaan memerlukan  pertimbngan dan keputusan yang tepat. Peranan manajer dalam pemilihan alternatif sumber pendanaan yang akan dijadikan sebagai modal kerja  sangat menentukan keberlanjutan usaha. Ketepatan pemilihan sumber pendanaan akan berpengaruh terhadap optimalisasi modal kerja yang akan digunakan artinya mengoptimalan antara risiko dan pengembalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan manajerial, profitabilitas, pertumbuhan aktiva dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal. Variabel penelitian meliputi  struktur kepemilikan manajerial, profitabilitas, pertumbuhan aktiva dan ukuran perusahaan dan  Variabel dependen; struktur modal. Penelitian perusahaan manufaktur di BEI dan tahun observasi 2013–2017. Data digunakan data panel dengan Jenis penelitian kuantitatif. Penarikan sampel dengan purposive sampling, sampel 26 perusahaan dengan jumlah observasi 130 data. Dari pengujian diperoleh hasil struktur kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap struktur modal, dengan signifikansi 0,024 < 0,05 dan nilai koefisien -1,838. Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal, dengan signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien -3,650. Pertumbuhan aktiva berkorelasi positif terhadap struktur modal, dengan signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien 0,851. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh dan negatif terhadap perusahaan struktur modal, dengan signifikansi 0,710 > 0,05 dan nilai koefisien -0,010. Secara bersama-sama variabel yang diteliti mampu mempengaruhi variabel struktur modal. Kata Kunci : Struktur kepemilikan manajerial, profitabilitas, pertumbuhan aktiva, ukuran perusahaan, struktur modal    ABSTRACT Capital structure is a comparison between the company' s long-term debt and its own capital. The capital structure as the driving factor of every function that exists within the company, to carry out all its operational activities. It can be an important problem for the company because the accuracy in the selection of capital will produce an optimal capital structure, which can be a strong foundation for the company. The optimal capital structure should optimize the balance between risk and return. This research aims to determine the influence of the structure of managerial ownership, profitability, growth of assets and size of the company to the capital structure. The independent variables used in this study are the managerial structure of ownership, profitability, Growth of assets and company size. The dependent variable in this study is the capital structure.  The research was conducted in manufacturing companies at, using multiple linear regression. Using quantitative research types, the form of secondary data through documentation. Sampling techniques using purposive sampling, the number of samples in this study were 26 companies with a total observation of 130 observations. The results of this study showed that managerial ownership structures negatively affect the capital structure, with significance of 0.024 < 0.05 and coefficient -1.838 value. Profitability negatively affects the capital structure, with significance of 0.000 < 0.05 and coefficient -3.650 value. Growth of assets positively affects the capital structure, with significance of 0.000 < 0.05 and coefficient value 0.851. Company size has no effect and negative against capital structure company, with significance 0.710 > 0.05 and coefficient value -0.010. Simultaneously the structure of managerial ownership, the profitability, the growth of assets and the size of the companies had effect to the capital structure by 38,4%, while 61,6% were affected by other financial variables not included in this research Keywords : Managerial ownership structure, profitability, asset growth, firm size, capital structure
Embodiment of Good Governance through Accountability and Transparency in the Management of Village Fund Allocations Yusmaniarti Yusmaniarti; Lastini Nur Sholihah; Ummul Khair; Marini Marini
BIMA Journal (Business, Management, & Accounting Journal) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/bima.2.2.123-166

Abstract

The Purpose of the this study was to determine the propotional management of Village Fund Allocation (ADD) originating from the Regency APBD, which comes from the portion of the central and regional financial balance funds received by the Regency which is distributed through the village treasury for the empowerment of village communities. Research locations (ADD) are villages located in North Bengkulu Regency, Kec. Padang Jaya with a item of 12 villages. The research was conducted for 4 months, starting from April to July 2020. The sample in the study included 12 village officials in he district. Padang Jaya. Data collection technique using documentation and interviews. The data analysis technique used descriptive and qualitative descriptive data. The results of the research conducted, stated that all villages in the district. Padang jaya, with a total of 12 villages, has implemented the princples of management (ADD) in a transparent, accountable, participatory, orderly manner and budgetary discipline. There 1 village not accountable, as evidenced by the LPPDes Bank book that must be reported to the regent.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI KASUS DI DESA TABA PADANG REJANG KECAMATAN HUKU PALIK KABUPATEN BENGKULU UTARA) Onsardi Onsardi; Marini Marini; Ezizia Selvia
Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 4 No 3 (2020): Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the accountability of Village Fund management in an Islamic perspective starting from the planning, implementation, administration and accountability stages. This research uses descriptive qualitative method with a case study in the village of Taba Padang, Hulu Palik District, North Bengkulu Regency. The results of this study indicate that the Accountability of Village Fund Management in Sharia Perspective in Taba Padang Rejang Village, Hulu Palik District, North Bengkulu Regency is in accordance with Minister of Home Affairs Regulation No. 114 of 2014 and in accordance with existing sharia. Because in preparing the RPJM plan of Desa Taba Padang Rejang, taking seriously the aspirations that develop in the community. Taba Padang Rejang villagers are directly involved in every village planning consultation process and are active in providing proposals about programs to be implemented for the welfare of the village community. So based on Permendagri No. 113 of 2014 Taba Padang Rejang village planning in the management of the Village Fund can be said to be transparent and upholds community participation. However, technically there are still obstacles. These constraints are a constraint for the district being late in making Regents Regulations regarding regulations on Village Funds and their management. This has an impact on late reporting related to the management of the Village Fund in the village of Taba Padang Rejang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Akuntabilitas pengelolaan Dana Desa dalam persfektif Islam mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, Penatausahaan dan pertanggungjawaban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus di desa Taba Padang Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dalam Prespektif Islam di Desa Taba Padang Rejang Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara sudah sesuai Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 114 tahun 2014 dan sudah sesuai dengan syariah yang ada. Karena dalam menyusun rencana RPJMDesa Taba Padang Rejang, memperhatikan dengan sungguh-sungguh aspirasi yang berkembang di masyarakat. masyarakat desa Taba Padang Rejang terlibat langsung dalam setiap proses musyawarah perencanaan desa dan aktif dalam memberikan usulan tentang program-program yang akan dilaksanakan demi kesejahteraan masyarakat desa. Maka berdasarkan Permendagri No. 113 Tahun 2014 perencanaan desa Taba Padang Rejang dalam pengelolaan Dana Desa sudah dapat dikatakan transparan dan menjunjung tinggi partisipasi masyarakat. Namun, secara teknis masih terdapat kendala. Kendala tersebut merupakan kendala dari kabupaten yang terlambat dalam membuat Peraturan Bupati mengenai peraturan tentang Dana Desa dan pengelolaannya. Hal ini berdampak pada keterlambatan pelaporan terkait pengelolaan Dana Desa di desa Taba Padang Rejang.
Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Initial Public Offering (IPO) Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Yusmaniarti Yusmaniarti; Kesi Alvia Sesba; Budi Astuti; Marini Marini
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jsmbi.v10i2.4122

Abstract

Initial Public Offering (IPO) adalah penawaran saham untuk yang pertama kali kepada masyarakat. IPO merupakan salah satu cara yang digunakan oleh perusahaan untuk memperoleh tambahan modal yang berguna untuk pengembangan perusahaan. Tujuan penelitian untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah IPO melalui rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan adalah Rasio Profitabilitas, Rasio Likuiditas, Leverage, Rasio Manajemen Aset dan Rasio Nilai Pasar. Populasi diambil dari perusahaan yang telah melakukan Initial Public Offering (IPO) dan terdaftar pada BEI (bursa Efek Indonesia) periode 2014-2016. Sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, berjumlah 41 perusahaan. Hasil analisis uji hipotesis menunjukan terdapat perbedaan pada profitabilitas 1 tahun sebelum dan 2 tahun sesudah Initial Public Offering (IPO) dengan nilai signifikan sebesar 0.02. Selanjutnya dari hasil uji beda tambahan peneliti, menunjukan hasil  analisis uji hipotesis terdapat perbedaan pada Leverage 1 tahun sebelum dan 1 tahun sesudah Initial Public Offering (IPO) tahun 2014 dengan nilai signifikan sebesar 0.05. Kemudian terdapat juga perbedaan pada profitabilitas 1 tahun sebelum dan 1 tahun sesudah Initial Public Offering (IPO) dengan nilai signifikan sebesar 0.019, 1 tahun sebelum dan 2 tahun sesudah Initial Public (IPO) dengan nilai signifikan sebesar 0.011 pada tahun 2015. Sedangkan hasil uji hipotesis yang lain rata-rata menunjukan bahwa tidak adanya perbedaan dari Likuiditas, Manajemen Aset, dan Nilai Pasar antara 1 tahun sebelum dan 1 tahun sesudah IPO, dan 1 tahun sebelum dengan 2 tahun sesudah IPO pada tahun 2014, 2015 dan 2016.
PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGAN MELALUI PEMBUKUAN SEDERHANA Rizki Risdi Ayudia; Marini Marini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 1 No. 1 (2021): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.599 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v1i1.2480

Abstract

Pengelolaan keuangan adalah cara untuk merancang segala kegiatan yang berkaitan dengan  penyimpanan dan pengendalian dana yang dapat dilakukan oleh siapa saja, bukan hanya untuk perusahaan besar saja. Dalam kehidupan rumah tangga, pengelolaan keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup setiap anggota keluarga. Masyarakat di RT 13 Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu terutama ibu rumah tangganya sebagian besar masih mengelola keuangan secara manual tanpa adanya pembukuan. Sehingga menyebabkan banyak ibu rumah tangga yang pengeluarannya lebih besar dari pendapatan. Kegiatan mengabdi pada masyrakat ini sangat diterima dengan baik oleh ibu rumah tangga.Hal ini dapat dilihat dari respon dan antusiasnya ibu rumah tangga mengikuti program ini dan semangat ibu rumah tangga dalam mengikuti pelatihan pembukuan sederhana yang dilaksanakan oleh penulis sebagai salah satu peserta KKN-Mandiri UMB tahun 2021.Kata kunci:  Ibu rumah tangga, pembukuan sederhana. 
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGNA DANA DESA TAHUN 2021 DESA MUARA PULUTAN KECAMATAN SEGINIM KABUPATEN BENGKULU SELATAN Ulfa Tri; Hesti Setiorini; Ahmad Junaidi; Diah Khairiyah; Marini Marini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 1 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.533 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v2i1.3234

Abstract

Desa Muara Pulutan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Muara Pulutan Kabupaten Bengkulu Selatan. Desa Muara Pulutan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Muara Pulutan Kabupaten Bengkulu Selatan. Dengan luas wilayah Muara Pulutan 500,60 Ha. Iklim di desa Muara Pulutan memiliki iklim kemarau dan penghujan, hal ini mempunyai pengaruh terhadap pola tanam pada lahan pertanian dan perkebunan di desa Muara pulutan Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Agama yang berada di Desa Sidodadi mayoritas beragama Islam. Pekerjaan warga di Desa Muara Pulutan sebagian besar Petani/Pekebun berjumlah 115 orang, pedagang 22 orang, peternak 13 orang, pegawai 8 orang dan swasta 81 orang. Untuk mengembangkan taraf kesajahteraan di masyarakat desa, pemerintah mengadakan program dana desa yang bertujuan untuk memulihkan ekonomi nasional sesuai kewenanfan desa yang terdiri dari pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk menjalankan program tersebut pemerintah menganggarkan dana sebesar1 miliar rupiahuntuk setiap desa. Dengan anggaran besar tersebut, pemerintah menerapkan sisitem pelaporan keuangan yang sangat terinci agara tidak terjadi kecurangan dalam pelaporan keuangan dana desa. Permasalahan yang muncul adalah dengan diterapkannya peraturan pemerintah yang mengatur langsung penyusunan laporan keuangan desa, pemerintah desa tidak lagi bisa sembarangan mengelola keuangan desa. Sekalpun otoritas sebagai kuasa penggunan anggaran dan penggunaan anggaran ada pada seorang kepala desa. Untuk menyesuaiakan peraturan pemerintah dalam laporan keuangan desa, bendahara desa sedikit mengalami kesulitan dalam penerapan akuntansi dalam pelaporan keuangan yang di terapkan pemerintah karena selama ini untuk pelaporannya belum sesuai standar akuntansi yang berlaku. Tujuan dalam penelitian ini adalah Ingin mengetahui bagaimana penyusunan laporan keuangan desa dilakukan apakah sudah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan bagaimana mengelola data yang baik agar untuk meminimalisir kesalahan laporan keuangan. Kata kunci : Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), Akuntabilitas, dan Transparan.