Nurhalizah Nurhalizah
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN PANGAN LOKAL KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI SUMBER NUTRISI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Fatmawati Fatmawati; Nurhalizah Nurhalizah; Rasydah Nur Tuada; Ramlah Ramlah
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2024): J-KESMAS Volume 10 Nomor 2, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v10i2.5939

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera L.) merupakan pangan lokal fungsional kaya nutrisi yang dapat digunakan sebagai makanan pendamping air susu ibu (MPASI), dan menjadi upaya strategis dalam pencegahan stunting. Salah satu sasaran Sustainable Development Goals (SDGs) adalah mencegah dan memutus angka kelaparan. Sekitar 162 juta anak di seluruh dunia mengalami stunting pada masa kanak-kanak, yang merupakan salah satu hambatan paling signifikan terhadap pembangunan manusia. Studi ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi pemanfaatan pangan lokal kelor sebagai sumber nutrisi dalam pencegahan stunting dan implementasinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan studi literature review melalui pengumpulan data yang tersedia dari jurnal nasional dan internasional yang telah dipublikasikan secara online, termasuk Pubmed, Google Cendekia, ResearchGate, dan ScienceDirect (2016-2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pangan kelor dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi dalam pencegahan stunting. Tanaman ini memiliki kandungan nilai gizi kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin B1, B2, B3, C, E, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, tembaga, besi, dan belerang yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Informasi mengenai nilai gizi pangan lokal kelor dapat diimplementasikan sebagai sumber belajar biologi berupa booklet, desain grafis, maupun video pembelajaran yang berisi konten edukatif. Pemanfaatan dan edukasi pangan lokal kelor penting untuk dilakukan sebagai upaya pencegahan peningkatan angka stunting di masa kini dan masa mendatang.