Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Guru SD dalam Menerapkan Pembelajaran Deep Learning untuk Mendukung Kesehatan Mental dan Mengurangi Kecemasan Belajar Anak Bagi Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Molly Wahyuni; Syafriani Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/t7x6s747

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran deep learning sebagai strategi pedagogis untuk mendukung kesehatan mental dan mengurangi kecemasan belajar anak. Program ini dilaksanakan pada Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu dengan pendekatan partisipatif melalui workshop, pendampingan implementasi di kelas, serta refleksi kolektif dalam forum komunitas profesional guru. Pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman guru mengenai kecemasan belajar sebagai emosi akademik yang dapat menghambat keterlibatan dan perkembangan siswa, serta penerapan strategi deep learning seperti pembelajaran berbasis inquiry, kolaborasi, refleksi, dan evaluasi formatif yang tidak menekan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan suportif, serta dampak awal berupa meningkatnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Selain itu, Kelompok Kerja Guru berperan penting sebagai komunitas profesional yang memperkuat keberlanjutan inovasi pedagogis. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya pembelajaran, program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan dasar yang lebih humanistik dan ramah kesehatan mental. Dengan demikian, pelatihan deep learning bagi guru SD dapat menjadi model intervensi pedagogis untuk mengurangi kecemasan belajar anak dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar.
Integrasi Computational Thinking dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar: Studi Kuasi-Eksperimental tentang Transfer Pemecahan Masalah dan Fidelity Implementasi: Penelitian Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi; Molly Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5461

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh integrasi Computational Thinking (CT) dalam pembelajaran matematika sekolah dasar terhadap kemampuan transfer pemecahan masalah, serta menelaah fidelity implementasi sebagai faktor moderator. Desain yang digunakan adalah kuasi-eksperimental tipe nonequivalent groups pretest–posttest dengan melibatkan 120 siswa kelas V dari empat kelas paralel pada dua sekolah dasar negeri, yaitu SDN 006 Langgini dan SDN 004 Langgini. Dua kelas ditetapkan sebagai kelompok intervensi yang mengikuti pembelajaran matematika terintegrasi CT selama delapan minggu, dengan penekanan pada dekomposisi masalah, pengenalan pola, abstraksi, penalaran algoritmik, dan debugging pada soal cerita multilangkah (misalnya pecahan dan perbandingan), sedangkan dua kelas lainnya menjadi kelompok pembanding yang mengikuti pembelajaran reguler. Kemampuan transfer pemecahan masalah diukur menggunakan rubrik analitik yang membedakan transfer dekat dan transfer jauh. Fidelity implementasi diukur melalui observasi kelas terstruktur yang mencakup kepatuhan terhadap rancangan, kualitas pelaksanaan, dan paparan waktu pembelajaran. Hasil ANCOVA (dengan mengontrol skor pretest) menunjukkan bahwa kelompok intervensi memperoleh skor posttest transfer yang lebih tinggi dibanding kelompok pembanding, F(1,117)=29,84, p<0,001, dengan ukuran efek bermakna (ηp²=0,203; Hedges’ g=0,89). Analisis multilevel mengonfirmasi ketahanan temuan dengan mempertimbangkan pengelompokan data pada level kelas (ICC=0,11) dan menunjukkan efek kelompok yang signifikan (β=7,42, SE=1,36, p<0,001). Uji moderasi menunjukkan interaksi signifikan antara kelompok dan fidelity, F(1,114)=6,92, p=0,010, yang mengindikasikan bahwa peningkatan transfer lebih kuat pada kelas dengan fidelity tinggi. Analisis komponen menunjukkan efek lebih besar pada transfer jauh (ηp²=0,213) dibanding transfer dekat (ηp²=0,136). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi CT berpotensi meningkatkan transfer pemecahan masalah matematika secara substansial pada siswa SD, terutama bila kualitas implementasi terjaga