Muhammad Said
Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengorganisasian Kelompok Tani Panca Karya di Desa Bangun Rejo Kabupaten Kutai Kartanegara Suhardiman Suhardiman; Marsuq Marsuq; Jamiah Jamiah; Muhammad Said; Aisha Maulia Rahmawati; Ruhana Atapukan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1jh30v34

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern; (2) meningkatkan akses sumber daya dan teknologi; dan (3) meningkatkan kemampuan membuat perencanaan bisnis Usaha Kelompok Tani. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini melalui 5 tahapan dengan 8 kegiatan: 1) persiapan; 2) sosialisasi dan focus group discussion; 3) pelatihan pertanian modern; 4) penyaluran dan bimbingan teknis perakitan, penggunaan dan perawatan alat dan mesin pertanian modern; 5) pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (business plan) usaha kelompok tani; 6) pendampingan dan fasilitiasi pengorganisasian kelompok tani; dan 7) Monitoring dan Evaluasi; dan 8) Keberlanjutan Program. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kapasitas pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern, penggunaan pupuk dan pestisida secara efisien, pengendalian hama dan penyakit, meningkatnya pengetahuan petani dalam merakit, menggunakan dan merawat alat-alat dan mesin pertanian yang diberikan, meningkatnya kemampuan dan keterampilan pengorganisasian kelompok tani untuk bekerjasasama, bermitra dan bernegosiasi dengan pemerintah dan pasar (swasta), meningkatknya akses sumber daya dan teknologi serta tersusunnya dokumen bussiness plan di tingkat Kelompok Tani Panca Karya.
Examining Gender Relations in Contemporary Social Structures: Women’s Negotiation of Roles in the Public Sphere Lisbet Situmorang; Muhammad Said; Pornsan Piyanantisak
Jurnal Sosial Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): July-December
Publisher : Faculty of Social and Political Siences Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dynamic interplay between gender norms, structural conditions, and women’s agency in shaping women’s participation in the public sphere within contemporary social structures. Despite increasing opportunities for women’s engagement, deeply embedded social expectations and institutional arrangements continue to influence how women access, navigate, and negotiate public roles. The study aims to examine how women interpret and respond to gendered expectations, how structural constraints and enabling conditions shape their participation, and how agency is exercised through the reconstruction of social meanings. Employing a qualitative review approach, this research draws on peer-reviewed literature indexed in Scopus, using an interpretative and thematic analysis to identify recurring patterns and conceptual insights related to gender relations and public participation. The findings reveal that women actively negotiate gender norms through strategies of conformity, adaptation, and subtle resistance, while structural factors such as economic inequality, cultural expectations, and institutional frameworks simultaneously constrain and enable their participation. Furthermore, women’s agency emerges as a transformative force, particularly through discursive practices that redefine roles, challenge dominant narratives, and expand the boundaries of the public sphere. These findings highlight the importance of understanding gender relations as fluid and context-dependent processes shaped by the interaction of norms, structures, and agency. The study implies that promoting gender equality requires integrated approaches that address structural barriers, support women’s agency, and encourage the transformation of restrictive social norms.