Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan bagian penting dari pelayanan promotif dan preventif yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan pasien, keluarga, serta masyarakat. Di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, kegiatan penyuluhan dalam gedung dan luar gedung telah dilaksanakan, namun belum disertai sistem evaluasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan residensi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penyuluhan dalam gedung dan luar gedung di Instalasi PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah desain evaluatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dilaksanakan pada Oktober 2025 di Instalasi PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Subjek kegiatan meliputi petugas PKRS dan pihak terkait dalam pelaksanaan penyuluhan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan secara rutin dengan variasi metode dan media, namun masih terdapat keterbatasan pada aspek sumber daya manusia, belum optimalnya sistem evaluasi, serta belum maksimalnya pemantauan hasil penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan dan perilaku sasaran. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan PKRS telah berjalan, namun diperlukan penguatan sistem evaluasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perencanaan yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program promosi kesehatan di rumah sakit.