Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Program Penyuluhan Kesehatan Dalam dan Luar Gedung Melalui Instalasi PKRS di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Mardiana Mardiana; Jasrida Yunita; Dewi Hayati Prabu
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/fmeqqs07

Abstract

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan bagian penting dari pelayanan promotif dan preventif yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan pasien, keluarga, serta masyarakat. Di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, kegiatan penyuluhan dalam gedung dan luar gedung telah dilaksanakan, namun belum disertai sistem evaluasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan residensi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penyuluhan dalam gedung dan luar gedung di Instalasi PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah desain evaluatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dilaksanakan pada Oktober 2025 di Instalasi PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Subjek kegiatan meliputi petugas PKRS dan pihak terkait dalam pelaksanaan penyuluhan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan secara rutin dengan variasi metode dan media, namun masih terdapat keterbatasan pada aspek sumber daya manusia, belum optimalnya sistem evaluasi, serta belum maksimalnya pemantauan hasil penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan dan perilaku sasaran. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan PKRS telah berjalan, namun diperlukan penguatan sistem evaluasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perencanaan yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program promosi kesehatan di rumah sakit.
Optimalisasi Kompetensi Tenaga Promosi Kesehatan dalam Pengembangan Media PKRS di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nur Alifah; Emy Leonita; Dewi Hayati Prabu
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2847nr64

Abstract

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan komponen strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif melalui edukasi serta pengembangan media yang efektif, namun implementasinya masih menghadapi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada kompetensi pengembangan media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan dalam pengembangan media di Instalasi PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, serta analisis data menggunakan pendekatan problem solving cycle dan analisis tematik. Penentuan prioritas masalah dilakukan dengan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG). Hasil residensi menunjukkan bahwa pelaksanaan PKRS telah berjalan rutin melalui berbagai media cetak, elektronik, dan digital, namun belum optimal akibat keterbatasan kompetensi digital editing, keterbatasan sarana prasarana pendukung, alokasi anggaran yang belum mandiri, serta belum adanya sistem evaluasi program yang terstruktur. Intervensi yang dirancang meliputi pelatihan pengembangan media berbasis digital, optimalisasi pemanfaatan aplikasi desain sederhana, serta penguatan perencanaan dan evaluasi program PKRS. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan melalui pelatihan terarah, dukungan manajerial, dan penguatan sistem evaluasi merupakan strategi kunci untuk meningkatkan efektivitas pengembangan media PKRS dan memperkuat peran rumah sakit dalam perubahan perilaku kesehatan masyarakat.
Analisis Media Edukasi Digital Sebagai Strategi Promosi Kesehatan Di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Rika Helty; Oktavia Dewi; Yessi Harnani; Emy Leonita; Reno Rinaldi; Dewi Hayati Prabu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1375

Abstract

Media edukasi digital menjadi salah satu strategi promosi kesehatan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi kesehatan secara cepat, luas, dan mudah diakses masyarakat. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru telah memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi kesehatan, namun pengelolaannya masih menghadapi beberapa kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media edukasi digital sebagai strategi promosi kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri dari 1 informan kunci, 3 informan pendukung, dan 4 informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telusur dokumen, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media edukasi digital secara umum telah berjalan dengan baik. Dukungan manajemen, sarana prasarana, konten edukasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta strategi promosi kesehatan yang meliputi advokasi, bina suasana, pemberdayaan, dan kemitraan telah terlaksana dengan cukup baik. Media edukasi digital dinilai efektif dalam meningkatkan akses informasi kesehatan, memperluas jangkauan promosi kesehatan, dan memperkuat komunikasi antara rumah sakit dan masyarakat. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum adanya jadwal publikasi yang terdokumentasi secara formal, serta sistem evaluasi yang belum optimal. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan kompetensi pengelola media digital melalui pelatihan berkala, menyusun kalender publikasi konten, serta mengembangkan sistem evaluasi yang terstruktur untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan digital.