Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan komponen strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif melalui edukasi serta pengembangan media yang efektif, namun implementasinya masih menghadapi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada kompetensi pengembangan media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan dalam pengembangan media di Instalasi PKRS RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, serta analisis data menggunakan pendekatan problem solving cycle dan analisis tematik. Penentuan prioritas masalah dilakukan dengan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG). Hasil residensi menunjukkan bahwa pelaksanaan PKRS telah berjalan rutin melalui berbagai media cetak, elektronik, dan digital, namun belum optimal akibat keterbatasan kompetensi digital editing, keterbatasan sarana prasarana pendukung, alokasi anggaran yang belum mandiri, serta belum adanya sistem evaluasi program yang terstruktur. Intervensi yang dirancang meliputi pelatihan pengembangan media berbasis digital, optimalisasi pemanfaatan aplikasi desain sederhana, serta penguatan perencanaan dan evaluasi program PKRS. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan melalui pelatihan terarah, dukungan manajerial, dan penguatan sistem evaluasi merupakan strategi kunci untuk meningkatkan efektivitas pengembangan media PKRS dan memperkuat peran rumah sakit dalam perubahan perilaku kesehatan masyarakat.