Dwi Mayangsari
Institut Kesehatan Rajawali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Be Aware Before It’s There: Saatnya Remaja Man Kota Cimahi Peduli Bph Untuk Masa Depan Sehat Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Priska Priska; Dwi Varetta Maharani; Vina Alvionita; Dede Risma Amalia; Reine Maharani Wilyana; Zephania Sheryl Hakeema; Dwi Mayangsari; Meri Oktapia Ramdani; Annisa Bintang; Muhammad Ferdiawan; Fifih Fadya
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wx14xf07

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak dialami oleh pria usia lanjut, namun faktor risikonya telah berkembang sejak usia remaja akibat pola hidup yang tidak sehat. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan sistem reproduksi, khususnya terkait BPH, menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian melalui upaya edukasi sejak dini. Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan BPH melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dengan pendekatan edukatif secara langsung (tatap muka) menggunakan media presentasi PowerPoint (PPT), leaflet, serta metode interaktif berupa quiz game. Kegiatan dilaksanakan di MAN Kota Cimahi dengan melibatkan siswa-siswi sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara kualitatif, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam menjelaskan kembali materi, menjawab pertanyaan dengan lebih tepat, serta meningkatnya hasil evaluasi melalui kuis. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran peserta dalam menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan BPH. Dengan demikian, pendidikan kesehatan melalui metode interaktif dan inovatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan ini memiliki peran penting sebagai langkah preventif dalam menekan risiko penyakit degeneratif di masa mendatang.