Danu Arya Prayoga
Universitas Labuhanbatu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Polinasi Buatan Terhadap Fruit Set Dan Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di PT. Binanga Karya Kebun Kampung Pajak Danu Arya Prayoga; Yudi Triyanto; Yusmaidar Sepriani; Hilwa Walida
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 26 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v26i1.4812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Polinasi Buatan terhadap fruit set dan produktivitas Kelapa Sawit Varietas Spring tahun tanam 2019 di PT. Binanga Karya Kebun Kampung Pajak Kec. NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatra Utara, tepatnya pada tanggal 3 desember 2025 sampai 15 januari 2026. Polinasi buatan adalah proses penyerbukan bunga kelapa sawit dengan serbuk sari berkualitas menggunakan peralatan mekanis. PT. Binanga Karya Kebun Kampung Pajak Kec. NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara adalah salah satu perusahaan cabang dari PT. Umada Grup yang bergerak dalam sektor perkebunan kelapa sawit, yang ingin meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit dengan menggunakan polinasi buatan. Untuk melihat perbedaan peningkatan antara perlakuan polinasi buatan, box polinasi dan non perlakuan, dilakukan lah penelitian dengan uji analisi data menggunakan ANOVA taraf 5% dan uji Duncan New Multiple Range Test (DMRT) jika hasil anova menunjukan adanya perbedaan yang signifikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental 3 variabel yaitu polinasi buatan, box polinasi dan non perlakuan dengan mengumpulkan data primer yang di dapatkan langsung di lapangan. Perlakuan dilakukan dengan cara pengaplikasian polinasi buatan (serbuk sari dengan kombinasi bedak talek 1:5) 100 gram serbuk sari dan 500 gram bedak talek dengan dosis 1 gram per bunga betina reseptif dan masing-masing perlakuan menggunakan 1 blok. Blok 5 (polinasi buatan) dengan luas 31,55 Hektar. Blok 3 (non perlakuan) 54,30 Hektar. Dan blok 7 (box polinasi) 38,63 Hektar. Hasil penelitian ini memperoleh angka pada P-value > dari taraf 0,05, menunjukan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan pada setiap perlakuan, namun adanya peningkatan terhadap perlakuan polinasi buatan.