Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SISTEM PERS INDONESIA DALAM PELIPUTAN BENCANA ACEH: ANALISIS KEHADIRAN NAJWA SHIHAB SEBAGAI JURNALIS PUBLIK Akbar Miswari; Jihan Fanyra; Muhammad Saleh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Pers Indonesia dalam peliputan bencana Aceh dengan menyoroti kehadiran Najwa Shihab sebagai jurnalis publik. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana praktik jurnalisme bencana dijalankan dalam kerangka kebebasan pers yang bertanggung jawab serta sensitivitas terhadap kondisi sosial dan psikologis masyarakat terdampak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis konten pemberitaan, pernyataan dan wawancara publik, serta kajian terhadap literatur ilmiah yang relevan dengan studi pers dan komunikasi. Sistem Pers Indonesia digunakan sebagai kerangka teoritis untuk memahami relasi antara media, negara, dan publik dalam situasi krisis kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Najwa Shihab dalam peliputan bencana Aceh tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memperkuat peran pers sebagai kontrol sosial, sarana edukasi publik, dan jembatan empatik antara negara, media, dan masyarakat terdampak bencana. Praktik jurnalistik yang menekankan empati, keberpihakan pada korban, serta akuntabilitas kebijakan publik dinilai mampu meningkatkan kesadaran sosial dan membangun kepercayaan publik terhadap peran pers dalam situasi bencana.
Curriculum Relevance, Stakeholder Engagement, and Graduate Employability in Islamic Higher Education: Evidence from the KPI Graduate Program Kamaruzzaman Kamaruzzaman; Linur Ficca Agustina; Muhammad Saleh; Harjoni Desky
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2026): ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/itqan.v17i1.7370

Abstract

Curriculum relevance has become a key indicator of higher education quality because it determines how well graduate competencies respond to workforce demands and stakeholder expectations. This study aims to assess the relevance of the Postgraduate Program in Islamic Communication and Broadcasting (KPI) curriculum at IAIN Lhokseumawe from the perspectives of alumni and institutional stakeholders. A qualitative descriptive approach was employed, involving twelve alumni and representatives from government institutions, schools, media organizations, communication agencies, and zakat institutions. Data were collected through semi-structured interviews, questionnaires, observations, and document analysis, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa. The findings indicate that the curriculum remains relevant in fostering ethical awareness, interpersonal communication, collaboration, and community engagement. However, competencies related to analytical thinking, strategic communication, digital literacy, policy analysis, and continuous professional development require further strengthening to meet evolving labour market demands. Stakeholders emphasized the importance of closer collaboration between universities and professional sectors to ensure continuous curriculum improvement. Based on these findings, this study proposes a Transformative Curriculum Framework integrating labour market foresight, competency-based curriculum, experiential learning, Islamic values and local wisdom, and sustainable stakeholder partnerships. The framework provides a context-sensitive model for strengthening curriculum relevance, graduate employability, and stakeholder value within Islamic higher education.