Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis makna simbol dalam upacara pernikahan tradisional "Marhajabuan" pada Masyarakat Etnis Simalungun Jelita Anggita Haloho; Risnovita Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna simbolis upacara pernikahan Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan deskriptif, berdasarkan analisis semiotik Charles Sander Pierce, yang dibagi menjadi tiga bagian: representatif, objek, dan interpretan. Data dikumpulkan melalui penelitian literatur dan wawancara dengan Bapak Jan Ridwan Saragih Sumbayak, Sitatang Atur di Pematang Siantar. Wawancara tersebut kemudian dianalisis secara sistematis berdasarkan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 simbol dalam upacara pernikahan Simalungun: Sinamot/Partadingan, Demban Sayur, Boras Tenger Sanggolom, Hiou, Suri Suri, Dayok Nabinatur, Nitak, Hinasumab, Jambar, Tandok, Tuppak, Dekke, Tortor Somba, Bulang, dan Gotong. Materi tersebut mendapat skor 90, menempatkannya dalam kategori "Sangat Baik".