Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembahasan Nur Afifah Thohiroh; Ika Setiawati; Siti Zahara; Nabila Martha Riska
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discussion atau pembahasan merupakan salah satu komponen penting dalam artikel ilmiah karena berfungsi untuk menafsirkan hasil penelitian, menjelaskan makna temuan, serta menghubungkannya dengan teori dan penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, tujuan, struktur, strategi penulisan, serta kesalahan umum dalam penyusunan bagian pembahasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research). Metode ini dipilih karena pembahasan mengenai teknik penulisan bagian discussion memerlukan dasar teori dan rujukan akademik dari berbagai sumber ilmiah. Data diperoleh dari buku metodologi penelitian, buku penulisan akademik, serta artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Tahapan penelitian dilakukan melalui proses identifikasi sumber, seleksi literatur yang relevan, pencatatan gagasan utama, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Fokus analisis diarahkan pada konsep dasar pembahasan, strategi penulisan, struktur ideal, serta kesalahan umum yang sering dilakukan mahasiswa dalam menyusun bagian Discussion. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Discussion atau pembahasan merupakan komponen penting dalam artikel ilmiah yang berfungsi menafsirkan hasil penelitian, Pembahasan yang baik disusun secara sistematis untuk menjawab rumusan masalah, menjelaskan makna temuan, dan memberikan rekomendasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun pembahasan karena kurangnya analisis terhadap hasil penelitian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan berfikir kritis dan analitis agar kualitas karya ilmiah semakin baik.
Metode Penyadaran Nurani dalam Pendidikan Islam Persepektif Buya Hamka Muhajir Darwis; Nur Afifah Thohiroh; Nabila Martha Riska; Aisah; Fika Safitri; Novia Salwita; Muhammad Rafizal
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 2 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i2.5718

Abstract

Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap fenomena krisis moral yang terus melanda dunia pendidikan Islam, di mana terjadi jurang yang semakin lebar antara pengetahuan keagamaan yang dikuasai peserta didik dengan perilaku nyata mereka dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis metode penyadaran nurani (tarbiyah al-wijdan) dalam pendidikan Islam sebagaimana dirumuskan oleh Buya Hamka, ulama dan cendekiawan besar Indonesia abad ke-20. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), bersumber dari karya-karya pokok Hamka seperti Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, Lembaga Hidup, Lembaga Budi, dan Tafsir Al-Azhar, yang diperkaya oleh referensi sekunder berupa jurnal dan buku terbitan sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga metode utama: pertama, tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) sebagai pondasi moral pendidikan; kedua, penyelarasan akal di bawah tuntunan wahyu sebagai jembatan antara rasionalitas dan spiritualitas; ketiga, pembiasaan ibadah yang berlandaskan keikhlasan sebagai sarana transformasi batin yang berkelanjutan. Hamka meyakini bahwa pendidikan yang sesungguhnya mesti mampu menembus lapisan terdalam kesadaran manusia agar kebaikan moral tumbuh organik dari dalam, bukan sekadar dibebankan dari luar. Temuan ini mempertegas bahwa pemikiran pendidikan Hamka menawarkan kerangka yang berpijak pada spiritualitas dan amat relevan untuk merespons krisis karakter dalam pendidikan Islam kontemporer.