This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Nur Fateha, Riska
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pupuk organik dan mikoriza untuk memperbaiki pertumbuhan dan produksi tomat Nur Fateha, Riska; Ilhaminnur, Bait; Rani Wandansari, Niken
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk organik dan mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman dan produksi buah tomat, serta kandungan hara tanah pada berbagai interval penyiraman. Penelitian dilaksanakan di Green House Polbangtan Malang pada bulan Juli sampai dengan November 2019, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan perlakuan kombinasi jenis pupuk organik dan interval penyiraman, setiap perlakuan diulang tiga kali. Jenis pupuk organik yang digunakan yaitu: P1 (kompos kaliandra), P2 (kompos eceng gondok dan pahitan), P3 (kompos jerami dan kotoran sapi) dan P4 (vermikompos), sebagai kontrol adalah tanpa kompos (K). Interval penyiraman: 1, 3 dan 7 hari sekali (I1, I2 dan I3). Dosis mikoriza sebesar 2 gr/tanaman, sedangkan pupuk organik 160 gr / tanaman. Berdasarkan hasil penelitian, interaksi antara pupuk organik dengan interval penyiraman tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman tomat, diameter batang, panjang akar, awal berbunga, diameter buah, jumlah buah dan bobot buah segar, serta kandungan hara tanah. Interval penyiraman berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Penambahan pupuk organik dapat meningkatkan kandungan C-organik tanah sebesar 6.58 % dan P-tersedia sebesar 170.51 % dibandingkan dengan kontrol. Secara umum, produksi buah tomat yang paling tinggi diperoleh pada kombinasi perlakuan P2 (kompos eceng gondok dan pahitan) dan I1 (interval penyiraman 1 hari), yaitu sebesar 231 gr/ tanaman atau setara dengan produksi buah 7,22 ton/ha.