Siti Aisya
Fakultas Agama Islam, STIT Muara Enim, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desain Alur Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Konseptualisasi, Prinsip Pengembangan, dan Implikasinya terhadap Perencanaan Pembelajaran Siti Aisya; Amelia Kartika Pertiwi; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.76

Abstract

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) merupakan salah satu komponen utama dalam Kurikulum Merdeka yang berfungsi sebagai pedoman sistematis bagi guru dalam merancang pembelajaran berbasis kompetensi. Artikel ini bertujuan menganalisis konseptualisasi ATP, prinsip-prinsip pengembangannya, serta implikasinya terhadap perencanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai dokumen kebijakan, buku, dan artikel ilmiah yang relevan mengenai Kurikulum Merdeka, desain pembelajaran, serta pendidikan berbasis kompetensi. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis konsep-konsep utama yang berkaitan dengan ATP. Hasil kajian menunjukkan bahwa ATP berperan sebagai penghubung antara Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, dan asesmen sehingga menciptakan perencanaan pembelajaran yang sistematis, fleksibel, dan berorientasi pada peserta didik. Pengembangan ATP didasarkan pada prinsip keberlanjutan, relevansi, fleksibilitas, kebermaknaan, serta keselarasan antara tujuan, aktivitas pembelajaran, dan asesmen. Implementasi ATP juga mendukung pembelajaran berdiferensiasi, penguatan asesmen autentik, dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Meskipun demikian, efektivitas penerapannya masih dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru, dukungan kebijakan sekolah, serta pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru dan optimalisasi implementasi ATP menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada Kurikulum Merdeka.