Muhammad Zamzam
Fakultas Agama Islam, STIT Muara Enim, Indonesia

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Meninjau Kembali Hubungan antara Kurikulum dan Pembelajaran di Era Pendidikan Digital dan Berbasis Kompetensi Reski Aprilia; Liza Hartati; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.73

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan penerapan pendidikan berbasis kompetensi telah mengubah paradigma hubungan antara kurikulum dan pembelajaran. Artikel ini bertujuan meninjau kembali hubungan tersebut melalui kajian kepustakaan dengan mengintegrasikan berbagai hasil penelitian terkini mengenai implementasi kurikulum, pembelajaran digital, dan pendidikan berbasis kompetensi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang menganalisis berbagai artikel ilmiah bereputasi dan dokumen akademik yang relevan. Analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi kritis, dan sintesis literatur untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai perkembangan hubungan kurikulum dan pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum dan pembelajaran memiliki hubungan yang saling memengaruhi dalam mendukung pencapaian kompetensi peserta didik. Integrasi teknologi digital, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta asesmen autentik menjadi faktor utama yang memperkuat implementasi kurikulum pada era digital. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan kompetensi digital pendidik, keterbatasan infrastruktur, dan belum optimalnya integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Kajian ini menegaskan pentingnya pengembangan kurikulum yang adaptif, didukung oleh inovasi pembelajaran dan penguatan kompetensi pendidik guna mewujudkan sistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman.
Transformasi Perencanaan Pembelajaran dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka: Analisis Komparatif Paradigma, Perangkat Pembelajaran, dan Sistem Asesmen Yunita Sari; Nyimas Audy Rolanda; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.74

Abstract

Transformasi kurikulum di Indonesia membawa perubahan mendasar terhadap perencanaan pembelajaran sebagai salah satu komponen utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi perencanaan pembelajaran dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka melalui analisis komparatif terhadap paradigma pembelajaran, perangkat pembelajaran, dan sistem asesmen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah berbagai regulasi pemerintah, buku ilmiah, dan artikel jurnal yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui reduksi data, kategorisasi, komparasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menghadirkan perubahan paradigma dari pembelajaran yang berorientasi pada ketuntasan materi menjadi pembelajaran berbasis kompetensi yang berpusat pada peserta didik. Perubahan tersebut ditandai dengan transformasi perangkat pembelajaran dari KI-KD, silabus, dan RPP menjadi Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, dan Modul Ajar yang lebih fleksibel. Selain itu, sistem asesmen berkembang dari penilaian yang berorientasi pada hasil menuju asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang mendukung perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kompetensi profesional guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Transformasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi Modul Ajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Epi; Darin Ayu Aisha; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.75

Abstract

Transformasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi modul ajar merupakan salah satu perubahan mendasar dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi RPP menjadi modul ajar dengan mengkaji konsep, komponen, karakteristik, serta implikasinya terhadap praktik pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari dokumen kebijakan Kurikulum Merdeka, buku akademik, artikel ilmiah, serta berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi RPP menjadi modul ajar merepresentasikan perubahan paradigma dari perencanaan pembelajaran yang berorientasi administratif menuju pendekatan pedagogis yang berpusat pada peserta didik. Modul ajar memiliki karakteristik fleksibel, adaptif, berbasis capaian pembelajaran, mengintegrasikan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen berkelanjutan, serta pembelajaran berbasis proyek untuk mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila. Meskipun implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesiapan kompetensi guru dan pemahaman terhadap filosofi Kurikulum Merdeka, modul ajar berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran melalui perencanaan yang lebih kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
Desain Alur Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Konseptualisasi, Prinsip Pengembangan, dan Implikasinya terhadap Perencanaan Pembelajaran Siti Aisya; Amelia Kartika Pertiwi; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.76

Abstract

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) merupakan salah satu komponen utama dalam Kurikulum Merdeka yang berfungsi sebagai pedoman sistematis bagi guru dalam merancang pembelajaran berbasis kompetensi. Artikel ini bertujuan menganalisis konseptualisasi ATP, prinsip-prinsip pengembangannya, serta implikasinya terhadap perencanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai dokumen kebijakan, buku, dan artikel ilmiah yang relevan mengenai Kurikulum Merdeka, desain pembelajaran, serta pendidikan berbasis kompetensi. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis konsep-konsep utama yang berkaitan dengan ATP. Hasil kajian menunjukkan bahwa ATP berperan sebagai penghubung antara Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, dan asesmen sehingga menciptakan perencanaan pembelajaran yang sistematis, fleksibel, dan berorientasi pada peserta didik. Pengembangan ATP didasarkan pada prinsip keberlanjutan, relevansi, fleksibilitas, kebermaknaan, serta keselarasan antara tujuan, aktivitas pembelajaran, dan asesmen. Implementasi ATP juga mendukung pembelajaran berdiferensiasi, penguatan asesmen autentik, dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Meskipun demikian, efektivitas penerapannya masih dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru, dukungan kebijakan sekolah, serta pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru dan optimalisasi implementasi ATP menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada Kurikulum Merdeka.
Pendidikan Karakter Berbasis Proyek di Indonesia: Sebuah Meta-Analisis Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila dalam Kurikulum Merdeka Muhammad Mitra; Mustika Purnama; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis proyek melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di Indonesia menggunakan pendekatan meta-analisis. Penelitian menerapkan metode meta-sintesis kualitatif terhadap 20 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2022–2025 dan diperoleh melalui Google Scholar, ERIC, Crossref, DOAJ, serta Garuda. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi data, sintesis tematik, dan interpretasi hasil penelitian. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa implementasi P5 telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis. P5 terbukti berkontribusi terhadap penguatan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila, sekaligus meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan kepedulian sosial peserta didik. Faktor pendukung implementasi meliputi kepemimpinan sekolah, kompetensi guru, keterlibatan peserta didik, dukungan orang tua, serta kolaborasi dengan masyarakat. Sebaliknya, keterbatasan kompetensi guru, pendanaan, sarana prasarana, dan sistem asesmen karakter masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa P5 merupakan model pendidikan karakter berbasis proyek yang efektif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21.
Optimalisasi Asesmen dan Penilaian dalam Kurikulum Merdeka sebagai Instrumen Peningkatan Kualitas Pembelajaran Novita Miranti; Anggi Anggraini; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi asesmen dan penilaian dalam Kurikulum Merdeka sebagai instrumen peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah, buku akademik, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian yang relevan mengenai implementasi asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, jenis, prinsip, strategi implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan asesmen. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen dalam Kurikulum Merdeka meliputi asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Optimalisasi asesmen dipengaruhi oleh kompetensi profesional guru, pemanfaatan teknologi digital, penggunaan instrumen asesmen autentik, budaya refleksi, serta dukungan kebijakan sekolah. Kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru, beban administrasi, keterbatasan sarana, dan belum optimalnya integrasi teknologi dalam proses asesmen. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru, pengembangan pembelajaran berdiferensiasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi strategi utama untuk meningkatkan efektivitas asesmen sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka.
Integrasi Desain Pembelajaran Sistematis dalam Mewujudkan Student-Centered Learning Wisianah; Fatimah Azzahratul'ain; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi desain pembelajaran sistematis dalam mewujudkan student-centered learning sebagai paradigma pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku akademik, dokumen kebijakan, dan laporan lembaga internasional yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi, kategorisasi, komparasi, interpretasi, dan sintesis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antara desain pembelajaran sistematis dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran sistematis berperan penting dalam mengintegrasikan analisis kebutuhan, tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi digital, serta asesmen autentik dalam satu sistem pembelajaran yang koheren. Model desain pembelajaran seperti ADDIE, Dick and Carey, Kemp, Understanding by Design, dan Case Method terbukti mendukung peningkatan keterlibatan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran sistematis menjadi faktor strategis untuk mendukung implementasi student-centered learning secara efektif dan berkelanjutan.
Analisis Komparatif Perencanaan Pembelajaran pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Mewujudkan Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik Rezfy Anjani; Wita Afrillia Saputri; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i03.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan perencanaan pembelajaran pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang membahas perencanaan pembelajaran dan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua kurikulum memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan kompetensi peserta didik, namun berbeda dalam pendekatan perencanaan pembelajaran. Kurikulum 2013 menekankan perencanaan yang terstruktur, sedangkan Kurikulum Merdeka lebih fleksibel melalui Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, dan Modul Ajar. Kurikulum Merdeka juga lebih mendukung pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka lebih adaptif dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan dukungan kompetensi guru dan kebijakan yang berkelanjutan.
Analisis Komponen Modul Ajar sebagai Pengganti RPP dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Khotimah; Mar’atul Mutia; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i03.81

Abstract

Penelitian ini menganalisis komponen Modul Ajar sebagai pengganti RPP dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) melalui sintesis literatur ilmiah, dokumen kebijakan, dan panduan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modul Ajar merupakan transformasi dari RPP yang lebih fleksibel dan berorientasi pada pembelajaran berpusat pada peserta didik. Komponen utama Modul Ajar meliputi Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen, pembelajaran berdiferensiasi, dan Profil Pelajar Pancasila. Komponen tersebut saling terintegrasi untuk mendukung pembelajaran holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Modul Ajar meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran melalui fleksibilitas dan otonomi guru, meskipun efektivitasnya sangat bergantung pada kompetensi pedagogik dan dukungan profesional guru.
Keterkaitan Kurikulum dan Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Proses Pendidikan: Tinjauan Konseptual dan Implementatif Napsin; Okta Sabandi; Muhammad Zamzam
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i03.82

Abstract

Kurikulum dan pembelajaran merupakan komponen utama yang menentukan kualitas proses pendidikan. Namun, berbagai penelitian sebelumnya masih membahas kedua aspek tersebut secara terpisah sehingga hubungan keduanya belum dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan kurikulum dan pembelajaran dalam meningkatkan kualitas proses pendidikan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum menjadi pedoman pencapaian tujuan pendidikan, sedangkan pembelajaran merupakan implementasi kurikulum melalui pengalaman belajar yang bermakna. Keberhasilan implementasi kurikulum dipengaruhi oleh kompetensi guru, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, asesmen autentik, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyajian sintesis konseptual yang mengintegrasikan kurikulum dan pembelajaran sebagai satu kesatuan dalam meningkatkan kualitas proses pendidikan. Dengan demikian, keterpaduan antara kurikulum dan pembelajaran menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.