masyitah ita
STIKes Bina Bangsa Majene

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea Di Ruang Perawatan Sakura RSUD Hajjah Andi Depu Polewali Mandar masyitah ita
Jurnal Keperawatan Bina Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Bina Bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Sectio caesarea (SC) merupakan suatu tindakan pembedahan untuk mengeluarkan janin dengan cara membuka dinding perut dan dinding uterus. Nyeri adalah suatu rasa yang tidak nyaman, baik ringan maupun berat. Nyeri didefinisikan sebagai suatu keadaan yang mempengaruhi seseorang dan eksistensinya diketahui bila seseorang pernah mengalaminya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui terapi musik klasik terhadap penurunan intensitas nyeri post sectio caesarea. Metode metode Pra Eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretes-posttest design. Hasil Data analisis dengan menggunakan uji statistic Paired sample test didapatkan nilai p=0.001. Kesimpulan ada pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan intensitas nyeri post sectio caesarea di Ruang perawatan sakura RSUD HAJJAH ANDI DEPU Polewali Mandar
Asuhan Keperawatan Pada Ny“L” Dengan Masalah Utama Gangguan Perspsi Sensori:Halusnasi Penglihatan Ruangan Bangsal Kenanga RSKD Dadi Provinsisulawesi Selatan masyitah ita; Zulkifli
Jurnal Keperawatan Bina Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Bina Bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Halusinasi adalah salah satu gejala yang sering di temukan pada klien dengan gangguan jiwa. Halusinasi identik dengan skizofrenia, seluruh klien skizofrenia di antaranya mengalami halusinasi. Halusinasi merupakan gangguan persepsi di mana pasien mempersiapakan sesuatu banyak terjadi. Suatu penerapan panca indra tanpa ada ransangan dari luar. Suatu penghayatan yang di alami seperti sutua persepsi melalui panca indra tanpa stimulus eksternal persepsi palsu. Berbeda dengan ilusi di mana klien mengalami persepsi sebagai suatu yang nyata. Tujuan :  untuk memahami dan menangani gejala halusinasi pada pasien dengan skizofrenia melalui pendekatan keperawatan di RSKD Dadi Makassar, khususnya pada Ny.“L”yang mengalami halusinasi penglihtan intensf. Metode : metode yang di gunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencangkup lima tahapan yaitu pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, menyusun rencana tindakan, implementasi rencana tindakan yang telah di susun, serta evaluasi terhadap hasil yang telah di lakukan.  pengumpulan data di lakukan  melalui observasi langsung,  wawancara dengan pasien,dan keluarganya, pemeriksaan fisik secara menyeluruh.Yang berlangsung dari 30 desember – 04 januari akurat. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa intervensi keperawatan yang dilakukan, seperti komunikasi empatik dan dukungan terapeutik, berhasil meningkatkan kemampuan pasien dalam mengenali dan mengontrol halusinasinya, sehingga memungkinkan pasien untuk lebih tenang dan mandiri dalam aktivitas sehari-hari. Masalah keperawatan pada pasien yang diidentifikasi mencakup halusinasi penglihatan , harga diri rendah, ganguan alam perasaan, resiko perilaku kekerasan. Kesimpulan : penelitian ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis keperawatan efektif dalam membantu pasien skizofrenia mengatasi halusinasi, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat kepercayaan diri pasien dalam menghadapi kondisi psikologisnya.