Jamila Jamila
STIKes Bina Bangsa Majene

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tn ā€œCā€ Dengan Kasus Luka Kaki Diabetes Di Klinik Isam Cahaya Makassar Tanggal 05-07 Desember 2024 Jamila Jamila; Yulianah Sulaiman
Jurnal Keperawatan Bina Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Bina Bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memiliki risiko tinggi terhadap komplikasi serius, salah satunya adalah luka kaki diabetes. Luka ini tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap psikologis, sosial, dan kualitas hidup pasien. Kondisi tersebut sering menjadi penyebab utama amputasi ekstremitas bawah dan bahkan dapat meningkatkan angka mortalitas. Tujuan : untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada Tn. ā€œCā€ dengan kasus luka kaki diabetes yang dirawat di Klinik Isam Cahaya Makassar. Metode : Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi, serta evaluasi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah dokumentasi medis. Hasil : menunjukkan beberapa diagnosis keperawatan, yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen injuri biologis, gangguan integritas kulit terkait neuropati perifer, risiko infeksi akibat kondisi kronis, serta gangguan mobilitas fisik yang disebabkan nyeri dan luka. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi manajemen nyeri, perawatan luka dengan teknik aseptik, pencegahan infeksi, serta dukungan mobilisasi. Setelah tiga hari asuhan keperawatan, pasien menunjukkan perbaikan signifikan berupa penurunan intensitas nyeri, luka tampak lebih kering dengan terbentuknya jaringan granulasi, tidak ditemukan tanda infeksi baru, serta adanya peningkatan kemampuan mobilisasi dengan bantuan. Kesimpulan: menegaskan bahwa pemberian asuhan keperawatan yang terstruktur, komprehensif, dan kolaboratif dapat mempercepat proses penyembuhan, menurunkan risiko komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dengan luka kaki diabetes.