akil akil
sekolah tinggi ilmu kesehatan bina bangsa majene

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Klien Ny “W” Dengan Masalah Utama Perilaku Kekerasan di Ruang Kenanga Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Makassar Provinsi Sulawesi Selatan akil akil; Yulianah Sulaiman; Tuty Alawiyah Alimuddin
Jurnal Keperawatan Bina Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Bina Bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kekerasan merupakan salah satu masalah utama pada klien dengan gangguan jiwa, khususnya skizofrenia, yang ditandai dengan ekspresi marah berlebihan, ancaman, dan tindakan agresif yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Fenomena ini menjadi tantangan serius dalam praktik keperawatan jiwa karena berkaitan dengan keselamatan pasien, keluarga, dan lingkungan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada klien Ny. “W” dengan masalah utama perilaku kekerasan di Ruang Kenanga Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan tahapan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan klien mengalami ekspresi marah dengan suara keras, kontak mata tajam, afek labil, serta kecenderungan melakukan kekerasan fisik maupun verbal. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah perilaku kekerasan, gangguan konsep diri (harga diri rendah), risiko bunuh diri, dan gangguan interaksi sosial. Intervensi keperawatan difokuskan pada identifikasi penyebab, pelatihan teknik relaksasi napas dalam, penggunaan cara adaptif seperti memukul bantal saat marah, komunikasi verbal asertif, pendekatan spiritual, serta kepatuhan minum obat. Implementasi dilakukan selama lima kali pertemuan dengan hasil pasien mampu mengidentifikasi penyebab marah, mempraktikkan teknik relaksasi, mengontrol perilaku agresif, dan menunjukkan peningkatan kooperatif. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan perilaku kekerasan serta peningkatan kemampuan koping. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif, terstruktur, dan berkesinambungan mampu membantu pasien mengontrol perilaku kekerasan secara adaptif. Saran diberikan kepada perawat agar terus meningkatkan kompetensi dalam menangani klien dengan perilaku kekerasan melalui intervensi terapeutik yang berbasis bukti.